HOME » BERITA » KETAHUI TENTANG PAJAK PROGRESIF SEBELUM MENAMBAH KENDARAAN DI RUMAH

Ketahui Tentang Pajak Progresif Sebelum Menambah Kendaraan di Rumah

Masyarakat kini sudah banyak yang memiliki kendaraan lebih dari satu di rumahnya. Nah, sebelum menambah lebih banyak kepemilikan kendaraan ada baiknya untuk memahami pajak progresif kendaraan.

Senin, 27 Juli 2020 18:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ketahui Tentang Pajak Progresif Sebelum Menambah Kendaraan di Rumah
Samsat Keliling (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

OTOSIA.COM - Beberapa daerah di Indonesia sudah menerapkan pajak progresif bagi pemilik kendaraan bermotor. Pajak progresif sendiri adalah pajak yang dibebankan kepada pemilik kendaraan yang lebih dari satu dengan alamat yang sama.

Ambil contoh, kendaraan pertama atas nama Ayah. Kendaraan kedua atas nama Ibu. Maka kendaraan kedua akan dibebankan pajak progresif.

Daerah-daerah yang sudah menerapkan pajka progresif antara lain, DKI Jakarta sejak 2010, Jawa Timur sejak 2011, dan Jawa Tengah dan Kep. Riau baru tahun 2018. Masing-masing memiliki peraturan berbeda untuk penerapan pajak progresif.

1 dari 2 Halaman

Seperti di Jawa Timur contohnya. Pajak Progresif di Jawa Timur hanya berlaku untuk kendaraan roda-4 ke atas dan motor berkapasitas lebih dari 250cc.

Begitu pula dengan besaran tarifnya. Tapi acuan besaran tarif tersebut sudah diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2009 pasal 6.

2 dari 2 Halaman

Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa tarif pajak progresif kendaraan bermotor kedua dan seterusnya paling rendah 2 persen dan paling tinggi 10 persen. Umumnya, besaran tarif pajak progresif yang dibebankan kepada pemilik kendaraan seperti berikut:

1. Kepemilikan pertama: 2 persen

2. Kepemilikan kedua: 2,5 persen

3. Kepemilikan ketiga: 3 persen

4. Kepemilikan keempat: 3,5 persen

5. Kepemilikan kelima: 4 persen.

BERI KOMENTAR