HOME » BERITA » KETENDANG DARI MOTO2, PEMBALAP INDONESIA ANDI GILANG TURUN KELAS KE MOTO3

Ketendang dari Moto2, Pembalap Indonesia Andi Gilang Turun Kelas ke Moto3

Pembalap asal Indonesia Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang harus turun kelas ke Moto3 dari Moto2. Meski turun kelas, nasib Andi Gilang terbilang masih lebih baik ketimbang Dimas Ekky.

Rabu, 18 November 2020 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ketendang dari Moto2, Pembalap Indonesia Andi Gilang Turun Kelas ke Moto3
Andi Farid Izdihar (Honda Team Asia)

OTOSIA.COM - Honda Team Asia mengatur ulang lineup pembalapnya di kelas Moto2 dan Moto3 musim 2021. Pada pengumuman resminya, pembalap asal Indonesia, Andi Farid Izdihar atau yang lebih dikenal dengan nama Andi Gilang turun kelas.

Dilansir dari Motogp.com, Andi tak akan lagi balapan di kelas Moto2, dia turun ke kelas Moto3. Kabar baiknya, ia tetap di Honda Team Asia meski turun kelas ke Moto3. Penurunan kelas ini lebih baik ketimbang nasib rekan satu negaranya, Dimas Ekky Pratama.

Seperti diketahui, Dimas Ekky hanya satu musim memperkuat Honda Team Asia pada ajang Moto2 2019 lalu tahun berikutnya menganggur.

1 dari 2 Halaman

Di kelas Moto3 2021, Andi Gilang bakal menjadi partner pembalap Jepang, Yuki Kunii. Sementara untuk kelas Moto2, Honda Team Asia kembali mempertahankan Somkiat Chantra dan Ai Ogura naik dari kelas Moto3 ke Moto2.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama pun memiliki keyakinan sosok Andi Gilang bisa lebih bersinar di kelas Moto3 ketimbang Moto2.

"Tentang Andi, ini (Moto3) bukan kategori yang sama sekali baru baginya. Dia tumbuh dengan mengendarai motor kapasitas mesin kecil di masa lalu," kata Hiroshi Aiyama.

2 dari 2 Halaman

"Dia bisa melaju dengan sangat cepat, misalnya di ajang Asia Talent Cup dan FIM CEV. Kami yakin dia memiliki keterampilan yang baik untuk membalap di Moto3 dan juga kompetitif," tambahnya.

Perjuangan Andi Gilang di kelas Moto2 2020 memang tidak terlalu meyakinkan. Tapi ia sempat mencuri perhatian ketika bisa tembus Q2 (sesi kualifikasi kedua) Moto2 Eropa dan menempati posisi 12.

Sayang saat balapan, Andi Gilang gagal tembus 15 besar sebagai syarat mendapatkan poin. Dia hanya finis posisi 18.

Penulis: Hendry Wibowo

Sumber: Bola.com

BERI KOMENTAR