HOME » BERITA » KETIKA 'ABG SEXI' DITINDAK POLISI

Ketika 'ABG Sexi' Ditindak Polisi

Kamis, 14 Desember 2017 17:00 Editor : Arry
Pemilik Plat ABG Sexi Ditindak Polisi (Instagram @rtmcditlantasdiy)

OTOSIA.COM - Modifikasi plat nomor adalah hal yang haram dilakukan pemilik kendaraan. Tindakan mengubah plat nomor sudah pasti melanggar aturan Undang-Undang Lalu Lintas.

Polisi pun akan langsung menindak bagi pelanggar ketentuan pemasangan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Seperti yang dilakukan oleh Ditlantas Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @rtmcditlantasdiy, terlihat polisi menindak seorang pengendara sedan Honda yang dimodifikasi. Pemilik kendaraan mengubah platnya sehingga bisa terbaca 'ABG Sexi'.

"Nomor polisi kendaraan anda unik? Bisa dibaca menjadi suatu kata atau kalimat? Itu suatu hal yang menarik. Tapi tidak perlu sampai di modifikasi ya. Karena hal tersebut melanggar hukum dan resikonya kena tilang," tulis @rtmcditlantasdiy.

"Jadi Ndak sexi lagi deh... Pic: penindakan pelanggaran kasat mata, spektek TNKB tidak sesuai aturan di seputaran jalan Solo, DIY," lanjut @rtmcditlantasdiy.

Aturan mengenai TNKB itu diatur dalam Pasal 68 UU Lalu Lintas. Bunyinya: kendaraan bermotor wajib menggunakan TNKB yang memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan.

Ketentuannya adalah sebagai berikut ini :

1. TNKB yang hurufnya diatur, angka diubah supaya terbaca /angka diarahkan ke belakang sehingga terbaca nama.
2. TNKB yang hurufnya diubah seperti huruf digital.
3. TNKB ditempel stiker/logo/lambang kesatuan/instansi yang terbuat dari plastik/logam/kuningan pada kendaraan pribadi, seolah-olah pejabat.
4. TNKB yang menggunakan huruf miring dan huruf timbul.
5. TNKB yang dibuat di luar ukuran (terlalu besar/terlalu kecil).
6. TNKB diubah warna/doff dan ditutup mika sehingga warna berubah.
7. TNKB yang huruf angkanya sebagian ditebalkan dan sebagian dihapus dengan cat piloks sehingga nomor asli tersamar warna catnya, sulit untuk dibaca.

Jika melanggar ketentuan itu, maka pelanggar akan dikenai sanksi berupa denda paling banyak Rp500 ribu atau kurungan dua bulan.

 (kpl/ary)

BERI KOMENTAR