HOME » BERITA » KEWENANGAN JERMAN: TESLA CYBERTRUCK TIDAK AMAN

Kewenangan Jerman: Tesla Cybertruck Tidak Aman

Desain dan struktur Tesla Cybertruck yang terlalu rigid dianggap tak aman bagi pejalan kaki.

Jum'at, 20 Desember 2019 15:45 Editor : Cornelius Candra
Kewenangan Jerman: Tesla Cybertruck Tidak Aman
Tesla Cybertruck (Tesla)

OTOSIA.COM - Sejak dirilis pada November 2019 kemarin, Tesla Cybertruck terus menjadi bahan pembicaraan. Tak sedikit yang menganggap bahwa desain mobil ini terlalu futuristis dan kurang cocok dengan masa kini.

Namun, pemesanan truk pick-up listrik itu telah menembus 200.000 unit hanya dalam waktu kurang dari sepekan. Artinya, peminat Tesla Cybertruck terbilang banyak dan tak terpengaruh komentar negatif dari beberapa orang.

Meski menuai sukses di Amerika, nampaknya Tesla Cybertruck tak akan beredar untuk pasar otomotif Eropa, setidaknya untuk saat ini. Hal itu diungkapkan oleh pihak berwenang Jerman dalam AutomobileWoche.

1 dari 1 Halaman

Perlu Modifikasi

Kewenangan Jerman: Tesla Cybertruck Tidak AmanPerlu Modifikasi

Mereka menyebut bahwa struktur body Tesla Cybertruck terlalu rigid dan berbahaya bagi pengemudi dan pejalan kaki ketika terjadi kecelakaan. Pasalnya, sektor depan mobil perlu mengalami perubahan untuk menyerap energi benturan.

Stefan Teller, pakar TUV, berpendapat serupa. Ia menjelaskan pabrikan asal Amerika Serikat itu perlu melakukan modifikasi pada struktur Tesla Cybertruck lantaran dianggap akan melukai para pejalan kaki.

"Bumper dan kap mesin harus mampu menyerap energi untuk melindungi pejalan kaki. Tidak akan mungkin menjualnya sebagai kendaraan produksi massal di Jerman berdasarkan pada persetujuan jenis," ujar Teller.

BERI KOMENTAR