HOME » BERITA » KIAT BERKENDARA AMAN DI MUSIM HUJAN

Kiat Berkendara Aman di Musim Hujan

Selasa, 06 Februari 2018 12:45

Kiat Berkendara Aman di Musim Hujan
Foto : Nazar Ray
Editor : Cornelius Candra | Reporter : Nazarrudin Ray

Otosia.com - Beberapa wilayah di Indonesia hampir setiap hari diguyur hujan sehingga diperlukan kewaspadaan. Musim penghujan kerap menyebabkan masalah, diantaranya tanah longsor, pohon tumbang, dan banjir.

Nah, jika Anda pemilik kendaraan, diimbau untuk berhati-hati dan tetap mengutamakan keselamatan terutama saat berpergian di musim hujan.

Agar musim hujan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, pastikan kesehatan Anda berada dalam kondisi prima. Jangan lupa juga perhatikan kondisi mesin dan sistem kelistrikan mobil serta perlengkapan penunjang lain seperti dongkrak, segi tiga pengaman, dan kotak P3K.

Meski musim hujan datang, tapi dengan perilaku aman berkendara, perlengkapan yang cukup, dan wawasan menghadapi banjir, aktivitas sehari-hari Anda bisa jalan terus dan risiko buruk bisa diminimalkan.

Berikut adalah kiat-kiat berkendara aman walaupun hujan mengguyur:

1. Pertahankan kecepatan sesuai dengan kondisi

Mengemudilah dengan kecepatan yang sesuai jarak pandang dan lingkungan sekitar, perhatikan apakah terdapat genangan air atau tidak, serta kondisi lapangan lainnya.

2. Gunakan selalu putaran mesin rendah

Jika mengendarai mobil dengan mesin menggunakan bensin, jaga putaran mesin di angka 2500 rpm. Namun bila mengendarai mobil dengan mesin diesel, jaga putaran mesin di angka 1800 rpm. Hal tersebut dibutuhkan agar mobil Anda tidak mengalami sliding sehingga traksi roda tetap optimal.

3. Hidupkan lampu day time

Gunakan lampu day time (lampu kecil). Seringkali para pengemudi mobil menggunakan lampu hazards saat kondisi hujan. Ini Salah! Karena lampu hazards dapat mengganggu pandangan pengemudi lain.

4. Perhatikan jarak pengereman

Saat kondisi hujan, proses pengereman membutuhkan jarak yang lebih panjang dari pada saat kondisi kering. Anda harus mengatur jarak pengereman lebih jauh dari biasanya.

5. Hindari kecepatan tinggi pada genangan air tipis

Saat mobil melewati genangan air tipis, ban tidak dapat mencengkram jalan dengan baik sehingga berpotensi mengalami aquaplaning atau melayang. Akibatnya, mobil Anda akan tidak stabil saat melaju.

6. Hindari genangan air melebihi satu jengkal tinggi knalpot

Genangan air tinggi dapat mengakibatkan mobil mogok dan merusak mesin mobil. Sebaiknya Anda tidak menerobos genangan air tinggi apalagi banjir.

7. Jangan hidupkan mesin jika terjebak banjir

Jangan pernah menghidupkan mesin mobil yang sempat melalui genangan atau bahkan terendam banjir, karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

8. Waspada

Bagi yang bermukim di daerah rawan banjir atau longsor, Anda harus waspada! Pastikan mobil Anda dan sudah diasuransikan. Cek polis asuransi Anda apakah sudah ada perluasan jaminan untuk risiko angin topan, badai, banjir & tanah longsor atau tidak. Jika belum ada, segera hubungi provider asuransi Anda. Jangan lupa simpan nomor telepon penting untuk bantuan darurat di jalan.

 (kpl/nz/crn)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-2-6
detail

BERITA POPULER