HOME » BERITA » KISAH AIPTU JAILANI, POLANTAS ANTI-UANG DAMAI YANG SUDAH TILANG 2.400 PELANGGAR SELAMA SETAHUN

Kisah Aiptu Jailani, Polantas Anti-Uang Damai yang Sudah Tilang 2.400 Pelanggar Selama Setahun

Di tengah banyaknya citra polisi yang sering dianggap tidak baik, masih banyak polisi yang bekerja sungguh-sungguh. Seperti Aiptu Jailani yang mendedikasikan pekerjaannya sepenuh hati hingga mendapatkan berbagai penghargaan.

Jum'at, 22 Januari 2021 15:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kisah Aiptu Jailani, Polantas Anti-Uang Damai yang Sudah Tilang 2.400 Pelanggar Selama Setahun
Aiptu Jailani (ist)

OTOSIA.COM - Sebagai sosok abdi negara, sudah sepatutnya sosok polisi melakukan tugasnya sebaik mungkin. Meskipun profesi sebagai polisi masih sering dipandang sebelah mata, tapi masih banyak polisi yang melakukan pekerjaannya di jalur yang tepat.

Seperti sosok polisi yang berdinas di Satlantas Polres Gresik, Aiptu jailani. Prestasi Jailani sudah tak perlu dipertanyakan. Dia kerap menerima penghargaan atas kejujuran dan keteladanannya sejak 1990, saat pertama mengabdi di Korps Baju Cokelat.

Salah satu prestasi yang ditorehkannya ialah 2.400 surat tilang (tindak langsung) selama satu tahun. Artinya, setiap hari rata-rata dia menilang enam hingga delapan pelanggar lalu lintas tanpa pandang bulu.

Selain warga sipil, Aiptu Jailani pernah menilang anggota KPK yang minta uang damai, petinggi polisi, hingga pejabat Pemkab Gresik. Tindak tegasnya yang berani sampai pernah menerima ancaman.

1 dari 5 Halaman

Menerima Penghargaan dari Polda Jawa Timur

Pada 2016, di tengah gencarnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus korupsi Simulator SIM di Satlantas Polri, masyarakat disuguhkan aksi jujur Aiptu Jailani.

Anggota Polantas di Polres Gresik, Jawa Timur itu menjadi tenar karena ketegasan dan antisuap. Bahkan selama 23 tahun mengabdi di korps baju coklat, ia berhasil menerima penghargaan dari Polda Jawa Timur.

Lantaran mampu mengumpulkan kredit point dengan jumlah surat tilang terbanyak, yakni 2.400 surat tilang selama satu tahun. Artinya ua bisa menilang enam hingga delapan pelanggar lalu lintas setiap harinya.

2 dari 5 Halaman

Aksi Aiptu Jailani Tak Pandang Bulu

Sikap Jailani pun terbilang berani. Beragam pelanggar lalu lintas yang ditilang, mulai dari warga sipil, anggota TNI, petinggi polisi, wartawan hingga pejabat Pemkab Gresik.

Bahkan pada 2012, ayah dari dua anak ini pernah menilang seorang anggota KPK. Ia menceritakan, melihat mobil menerobos lampu merah dan dikejarnya.

"Saat mobil sudah saya hentikan, saya mencatat surat tilang, lalu si pengemudi keluar dan menyodorkan uang Rp 50 ribu kepada saya," papar Jailani.

Ia sempat berpikir, uang itu sebagai jebakan atau memang sengaja menguji kejujuran Jaelani. Sontak saja Jailani menolak dan meminta yang bersangkutan mengikuti aturan yang berlaku.

3 dari 5 Halaman

Tilang Anggota KPK yang Minta Damai

(c) ist

Tak terima dengan penolakan, pengemudi tersebut malah mengeluarkan tanda anggota KPK sambil meminta 'damai' dengan uang. Padahal notabene anggota KPK bertugas memberantas tindak korupsi dan men-support anti suap.

"Mesti begitu, ya tetap saya proses. Sebab cara mengemudinya, bisa membahayakan orang lain dan dirinya sendiri," kata Jailani tanpa menyebut nama si pengemudi sambil memperagakan cara anggota KPK itu memperlihatkan identitasnya.

4 dari 5 Halaman

Tilang Perwira Polisi

Tak segan-segan Jailani mengemban tugas sebagai Polantas dengan baik. Suatu ketika ia juga pernah menilang seorang perwira dari Polda Jawa Timur yang tinggal di daerah Gresik.

Lantaran perwira tersebut memarkir kendaraannya tepat di rambu larangan parkir. Padahal, mobilnya itu di dekat rumahnya sendiri, yang berada tepat di pinggir salah satu jalan protokol.

Hingga keesokan harinya, sekitar pukul 06.00 WIB, Jailani mendatangi rumah si perwira dan mengetuk pintu. Sang pemilik marah dengan ulah Jailani. Ia segera menelepon Kapolres Gresik agar menindak tegas Jailani.

"Saat itu, saya meminta surat-surat mobilnya untuk saya periksa dan beliau (si perwira Polda Jatim) bilang: 'Saya ini dari Polda loh Dik'. Saya bisa saja meminta kapolres untuk memberi sanksi sama kamu. Tapi akhirnya beliau memahami soal aturan lalu lintas dan mengerti dengan tugas dan tanggung jawab saya sebagai petugas," tutur Jailani menceritakan pengalamannya.

5 dari 5 Halaman

Tilang Istri Sendiri

Salah satu kisah unik dari aksi tilang Jailani yang paling diingat. Saat Polantas kelahiran Jombang 51 tahun silam itu, menilang istrinya sendiri Rahmawati (45), warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Gg 6D/23 di bulan Maret 2012.

Kala itu Jailani tengah bertugas mengamankan Car Free Day (CFD). Rahmawati yang perjalanan pulang, melintasi gang kecil dan terjebak di jalur CFD.

Seorang anggota polisi lain mengarahkan Rahmawati keluar dari area CFD. Ternyata pelanggaran tersebut diketahui sang suami, Aiptu Jailani yang sedang mensweeping pengendara motor pelanggar rambu CFD. Rahmawati pun tak lepas mendapat tilang dari suaminya sendiri.

"Untung hari itu, hanya teguran tilang simpatik saja, sehingga istri saya tidak sampai disidang. Dan untungnya juga, istri saya mau mengerti dan memahami tindak tegas saya. Justru dia mendukung aksi saya," paparnya mengurai senyum geli.

Penulis: Kurnia Azizah

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR