HOME » BERITA » KISAH MISTIS HANTU PEMANDU JALAN MENUJU KEMATIAN DI JEMBATAN CANGAR BATU-MOJOKERTO

Kisah Mistis Hantu Pemandu Jalan Menuju Kematian di Jembatan Cangar Batu-Mojokerto

Jalur Cangar tak asing lagi bagi para pengguna jalan Malang-Surabaya, atau Batu-Mojokerto dan sebaliknya. Lewat jalur ini, kedua daerah tersebut akan lebih dekat ketimbang melewati jalur besar, belum lagi jika macet.

Kamis, 29 November 2018 20:45 Editor : Dini Arining Tyas
Jembatan Cangar (tempatangker.com)

OTOSIA.COM - Jalur Cangar tak asing lagi bagi para pengguna jalan Malang-Surabaya, atau Batu-Mojokerto dan sebaliknya. Lewat jalur ini, kedua daerah tersebut akan lebih dekat ketimbang melewati jalur besar, belum lagi jika macet.

Tapi, jalur tersebut sangat ekstrim. Tanjakan dan turunan curam, disertai belokan ekstrim akan menyambut para pengguna jalur Cangar ini.

Jalur ini memang berada di pegunungan, maka tak heran sepanjang jalur ini akan ada hutan dan jurang di kanan dan kiri. Jika menjelang petang, jalur ini akan diselimuti kabut tebal.

Selain ekstrim, jalur ini terkenal dengan keangkerannya. Beberapa pengendara mengaku sering melihat sosok genderuwo yang berdiri di tepi jalan.

Bahkan, cerita tentang hantu sebagai penunjuk jalan pun merebak di kalangan masyarakat. Dalam hal ini bukan menunjukkan jalan agar lebih cepat tiba di tujuan, tapi justru lebih cepat menghadap ke yang Maha Kuasa. Amit-amit ya otolovers.

Konon, saat menjelang petang, makhluk-makhluk gaib penghuni jalur Cangar ini pun mulai beraksi. Jalan yang seharusnya berbelok, akan dibuatnya lurus dan terang. Sehingga pengguna jalan akan tertipu mengikutinya dan terjun bebas ke jurang.

Terlebih setelah melewati sebuah jembatan yang membelah lembah Berantas. Jembatan itu terkenal sangat angker. Banyak pengguna jalan yang akhirnya terlibat kecelakaan di jembatan Cangar.

Masyarakat sekitar kerap menghubungkan keduanya, antara kecelakaan dan gangguan makhluk gaib. Entah benar atau tidak. Tapi banyak yang menyarankan bahwa pengemudi harus memiliki pikiran yang bersih untuk melewati jalur ini agar terhindar dari marabahaya.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR