HOME » BERITA » KISAH PARA NAKES YANG TERJEBAK BADAI DI JALAN TOL, BERIKAN VAKSIN COVID-19 KE PENGENDARA MOBIL

Kisah Para Nakes yang Terjebak Badai di Jalan Tol, Berikan Vaksin COVID-19 ke Pengendara Mobil

Ambulans yang ditumpangi tenaga medis terjebak badai salju di jalan tol Oregon. Saat itu mereka sedang membawa vaksin COVID-19 dan harus segera disuntikkan sebelum kadaluwarsa.

Sabtu, 30 Januari 2021 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kisah Para Nakes yang Terjebak Badai di Jalan Tol, Berikan Vaksin COVID-19 ke Pengendara Mobil
Tim medis pembawa vaksin COVID-19 terjebak badai (Facebook/Josephine County Public Health)

OTOSIA.COM - Badai salju bisa membuat para pengendara mobil terjebak berjam-jam karena terlalu berisiko jika terus melanjutkan perjalanan. Salah satu dari banyak orang yang terjebak badai salju di Highway 100 adalah staf Kesehatan Masyarakat Josephine County Oregon, Amerika Serikat.

Dilansir dari Carscoops, tenaga medis tersebut sedang membawa vaksin COVID-19. Mereka baru saja melakukan vaksinasi di Illinis Valley High School.

Mereka masih memiliki enam dosis vaksin COVID-19 yang mereka bawa mengendarai Ambulans. Tapi sayangnya, mereka harus terjebak badai salju itu.

1 dari 4 Halaman

(c) Facebook/Josephine County Public Health

Padahal vaksin tersebut memiliki masa kadaluarsa. Menurut unggahan Facebook Josephine County Public Health, mereka tida bisa segera melanjutkan berjalanan tetapi vaksin itu harus segera dipakai sebelum kadaluwarsa.

Sehingga, mereka pun menawarkan vaksin tersebut kepada pengendara lain yang sama-sama terjebak badai salju sebelum vaksin tersebut kadaluwarsa. Merek amulai mengetuk jendela mobil lain di dekat ambulans untuk menawarkan vaksin.

Ada beberapa orang yang mau dan keenam dosis vaksin itu berhasil disuntikkan. Salah satu penerima vaksin itu adalah karyawan Josephine County Sheriff's Office.

2 dari 4 Halaman

(c) Facebook/Josephine County Public Health

Karyawan tersebut harusnya mendapatkan vaksin di sekolah menengah, tapi dia datang terlambat. Tapi akhirnya mendapatkan jatah vaksinnya karena kebetulan terjebak di dekat Ambulans.

Direktur JCPH, Mike Weber mengatakan itu adalah salah satu operasi paling keren yang pernah dia ikuti. Meskipun tidak dijelaskan vaksin mana yang mereeka gunakan.

3 dari 4 Halaman

(c) Facebook/Josephine County Public Health

Hanya saja yang pasti dua vaksin utama yang digunakan tersebut harus dibekukan agar tidak membusuk. Vaksi Pfizer harus disimpan pada suhu sekitar minus 70 derajat Celcius (minus 158 Fahrenheit) sedangkan Moderna harus disimpan pada suhu minus 20 Celcius (minus 4 Fahrenheit).

Kedua vaksin utama itu juga memiliki masa kadaluwarsa yang berbeda. Setelah dicairkan, vaksi Pfizer bisa disimpan di lemari es selama lima hari. Sedangkan Moderna bisa disimpan selama sekitar 30 hari.

4 dari 4 Halaman

BERI KOMENTAR