HOME » BERITA » KOMJEN SIGIT BERENCANA TIADAKAN TILANG KE PENGENDARA, BEGINI TANGGAPAN DIRLANTAS POLDA METRO JAYA

Komjen Sigit Berencana Tiadakan Tilang ke Pengendara, Begini Tanggapan Dirlantas Polda Metro Jaya

Dirlantas Polda Metro Jaya tanggapi rencana Kkomjen Sigit yang akan tiadakan tilang kepada pengendara

Kamis, 21 Januari 2021 17:45 Editor : Ahmad Muzaki
Komjen Sigit Berencana Tiadakan Tilang ke Pengendara, Begini Tanggapan Dirlantas Polda Metro Jaya
Kombes Sambodo Purnomo Yogo. ©ANTARA/Fianda Sjofjan

OTOSIA.COM - Beberapa waktu belakangan Komjen Listyo Sigit Prabowo selalu diperbincangkan. Ia berhasil mencuri perhatian berkat pencalonannya sebagai kapolri dan rencananya untuk menghilangkan sistem penilangan polisi lalu lintas (Polantas) terhadap pengendara.

Sebagai gantinya penegakan hukum berbasis elektronik seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan dimaksimalkan.

Wacana tersebut disambut baik Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo. Ia menilai ETLE cocok diterapkan di masa Pandemi Covid-19 saat ini lantaran meminimalkan kontak antara petugas dengan pengendara.

"Iya saat ini kan intinya kami siap mendukung kebijakan bapak Kapolri. Terutama untuk moderenisasi Polantas, kami menyambut gembira terhadap kebijakan bahwa ETLE menjadi salah satu prioritas kepolisian," ujar Sambodo saat dihubungi merdeka.com, Rabu (20/1).

1 dari 2 Halaman

Dia mengatakan bahwa selama penerapan ETLE yang telah ditempatkan sejumlah titik di Jakarta, ini cukup efektif menumbuhkan sikap disiplin masyarakat saat berkendara.

"Efektifitasnya sangat efektif, di titik-titik yang terdapat ETLE itu secara data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan disiplin masyarakat. Dilihat dari jumlah pelanggaran yang tercapture (tertangkap) oleh kamera," kata Sambodo.

Dia pun tak menutup kemungkinan apabila penggunaan tilang elektronik ini bisa menggantikan fungsi tilang secara langsung. Lantaran, konsep tilang elektronik pun telah diterapkan diberbagai negara.

"Iya bisa saja (diterapkan) toh diluar negeri beberapa negara maju penindakan sudah seperti ini (ETLE). Terlebih efektif disaat pandemi Covid-19 seperti ini mengurangi interaksi antara anggota dan masyarakat yang ditilang sehingga dengan demikian mengurangi potensi penularan," terangnya.

2 dari 2 Halaman

Sementara dari sisi pelaksanaan, kata Sambodo, tilang elektronik ini bisa meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penindakan. Karena telah meniadakan adanya potensi negosiasi antara petugas dan pelanggar.

"Kedua, dari sisi transparansi dan akuntabilitas dengan menggunakan ETLE tidak ada kemungkinan negosiasi ataupun damai antara si pelanggar dan petugas," jelasnya.

Namun sayang, saat ini hanya ada sekitar 53 kamera ETLE di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Rencananya akan ada penambahan kamera sebanyak 50 unit pada tahun 2021 ini.

"Saat ini kondisinya ETLE di Polda Metro Jaya sudah ada 53 kamera, yang rencananya tahun 2021 ini kami sudah berkoordinasi dengan Pemda Jakarta untuk menambah sekitar 50 kamera lagi. Karena ini kan bentuknya hibah menggunakan dana Pemda DKI," imbuhnya.

Penulis: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR