HOME » BERITA » KOMUNITAS KIA PICANTO NIKMATI EKSOTISME KOTA GUDEG

Komunitas Kia Picanto Nikmati Eksotisme Kota Gudeg

Rabu, 01 Februari 2017 15:15

Komunitas Kia Picanto Nikmati Eksotisme Kota Gudeg
Kia Picanto (foto: PICA)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Mengawali tahun 2017 Picanto Club Indonesia (PiCA) melakukan turing ke Yogyakara belum lama berselang. Mengusung tema ‘PiCA Ngempal Ning Djogja’, turing kali ini diikuti 79 mobil Kia Picanto berbagai varian. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh para Premium Member (PM) dari kawasan Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Tegal, Solo, Semarang, Magelang, Yogyakarta dan Surabaya.

Acara PiCA ‘Ngempal Ning Djogja’ diisi dengan sesi wisata dan foto bersama di Pantai Depok, kawasan Parangtritis dan kemudian dilanjutkan dengan berkunjung ke sejumlah titik wisata keluarga di kota Yogyakarta serta Gala Diner yang bertempat di Hotel Pondok Gajah.

Seperti halnya kegiatan sejenis sebelumnya pernah dilaksanakan, kegiatan turing awal tahun ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar sesama picaers (sebutan bagi anggota atau premium member PiCA).

“Pastinya di setiap acara PiCA akan memiliki atmosfer yang berbeda-beda, tantangan berbeda, dan akan selalu ada cerita yang dapat dibahas dan dikenang kembali. Ada hal-hal yang baru, lucu dan tidak terduga muncul di setiap kegiatan PiCA. Bahkan pada kegiatan kali ini pun ada peserta yang sakit namun tetap datang demi acara Ngempal Ning Djogja,” ujar Reza, Ketua pelaksana PiCA ‘Ngempal Ning Djogja’

Ketua Umum Picanto Club Indonesia, Irfan (PiCA #0077) yang pada kesempatan turing ini mengendarai Kia All New Picanto mengungkapkan apresiasi nya atas keseruan acara “touring ke Yogyakarta.

“Acara ini sangat berkesan bagi Saya dan para picaers lainnya. Terima kasih kepada PiCA Bandung yang telah menjadi panitia dan sudah sangat serius dalam menyiapkan acara ini, mulai dari survei hingga pelaksanaan acara. Semoga ke depannya, wilayah-wilayah lain dapat melaksanakan event yang tentunya lebih bagus dan menarik,” imbuh Irfan.

Turing juga membuat kesan mendalam beberapa anggota dari luar Jabodetabek dan Bandung. “Mulai dari berangkat sampai pulang kembali ke Surabaya, kita memulai dengan guyonan dan saling berkomunikasi dengan rakom (radio komunikasi). Sepanjang jalan menuju Yogyakarta, pengalaman yang sulit dilupakan adalah saat kendaraan kami mengenai lubang besar sampai beberapa kali di daerah Ngawi, menyebabkan dua ban mobil menjadi menonjol. Namun kebersamaan dengan teman-teman PiCA di Yogyakarta lebih bernilai daripada kerugian akibat ban ini,” kata Hardi, seorang PM dari Surabaya.

“Yang membuat Saya dan keluarga sangat terharu adalah ketika sampai di titik pertemuan, teman-teman setia menunggu walaupun mereka belum sempat beristirahat. PiCA benar-benar sebuah klub yang kompak, solid, dan sangat mengedepankan kekeluargaan. Sangat berkesan dapat bergabung dengan PiCA. Semoga PiCA dapat terus mempertahankan hal ini,” timpal Ambar Yusfari, PM dari Semarang.

(kpl/nzr/fjr)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-4-19
detail

BERITA POPULER