HOME » BERITA » KONDISI DARURAT, MENGEREM MOTOR BUKAN DITARIK TAPI DIREMAS

Kondisi Darurat, Mengerem Motor Bukan Ditarik Tapi Diremas

Melakukan pengereman pada sepeda motor tak bisa main tarik begitu saja, jika tak mau terjadi hal yang tak diinginkan.

Rabu, 19 Februari 2020 21:11 Editor : Dini Arining Tyas
Kondisi Darurat, Mengerem Motor Bukan Ditarik Tapi Diremas
Pelatihan safety riding di MPM Learning Center Sedati (Ist)

OTOSIA.COM - Cara mengendarai sepeda motor yang tidak tepat juga bisa menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Salah satunya soal cara melakukan pengereman. Mungkin terdengar tak terlalu penting, tapi mengerem itu dilakukan dengan cara meremas tuas rem, bukan menariknya.

Meremas tuas rem yang dimaksud adalah melakukan pengereman secara bertahap. Tidak bisa langsung menariknya begitu saja. Risikonya, ban akan terkunci atau terjadi locking dan berakhir jatuh.

"Menarik dan meremas itu berbeda. Kalau meremas itu maksdunya mengerem bertahap, ada porsinya," terang Instruktur Safety Riding PT Mustika Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT, Hari Setiawan, di MPM Learning Center, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (19/2/2020).

1 dari 2 Halaman

Kondisi Darurat, Mengerem Motor Bukan Ditarik Tapi Diremas

Selain itu, sebelum meremas tuas rem tutup gas terlebih dahulu. Baru kemudian meremas tuas rem menggunakan empat jari dengan titik terkuat ada pada jari manis. Kapasitas pengereman sisi kanan lebih banyak daripada sisi kiri, jika menggunakan sepeda motor matik.

Misalnya saja saat harus melakukan pengereman mendadak di jalanan beraspal, remas rem kanan dengan porsi 50 - 60 - 70. Kapasitas remasan pada tuas rem itu beragam, sesuai dengan kondisi jalan. Jika jalanan berpasir contohnya, maka remasan bisa dilakukan tidak langsung 50 atau setengahnya, tapi lebih sedikit dan kemudian dilakukan secara bertahap.

"Di jalan basah pun begitu. Jadi menyesuaikan kondisi jalan," tambahnya.

2 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, Hari juga tak menganjurkan pengendara sepeda motor meletakkan dua jarinya di atas tuas rem. Hal itu bisa membuat reflek yang justru tak menguntungkan.

"Jika terjadi sesuatu maka jari di atas tuas rem itu bisa reflek dan justru bisa terjadi kecelakaan," tandasnya.

BERI KOMENTAR