HOME » BERITA » KONSUMSI BBM DI MASA TRANSISI NEW NORMAL MENINGKAT

Konsumsi BBM di Masa Transisi New Normal Meningkat

Pertamina mencatat tingkat konsumsi BBM sejak era new normal atau sejak 8 Juni 2020 mengalami kenaikan ata-rata 114 ribu KL per hari.

Jum'at, 03 Juli 2020 09:15 Editor : Nazarudin Ray
Konsumsi BBM di Masa Transisi New Normal Meningkat
SPBU Pertamina di era new normal (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Sejalan dengan masa transisi tatanan kehidupan baru atau new normal, tingkat konsumsi bahan bakar mengalami lonjakan dibandingan saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pertamina mencatat, pada era new normal atau sejak 8 Juni 2020 tercatat konsumsi BBM naik menjadi rata-rata 114 ribu KL per hari. Meski masih dibawah Januari – Februari 2020 yang tercatat 135 ribu KL per hari, namun angka tersebut telah mengalami kenaikan sekitar 10% dibanding pada masa pemberlakuan PSBB.

Konsumsi BBM baik gasoline maupun gasoil sama-sama mulai mengalami peningkatan sejalan dengan beroperasinya sarana transportasi umum dan kendaraan pribadi, industri, perkantoran, dan juga pusat perbelanjaan serta pelaku UMKM. Namun demikian, konsumsi BBM masih di bawah rata-rata normal pada masa sebelum pandemi COVID -19.

1 dari 2 Halaman

"Jika selama PSBB, konsumsi BBM secara umum mengalami penurunan sekitar 26%, saat ini penurunannya berkurang menjadi sekitar 16 % dibanding rerata konsumsi normal," ujar Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication Pertamina,

Sementara menjelang semester kedua 2020 dengan kebijakan transisi new normal, konsumsi gasoline tercatat 78,82 ribu KL, sedangkan konsumsi gasoil mencapai 34,99 ribu KL.

"Pertamina tetap mendistribusikan BBM ke seluruh pelosok negeri, sehingga seluruh SPBU tetap beroperasi melayani konsumen baik pada masa PSBB, new normal maupun normal," lanjut Fajriyah.

2 dari 2 Halaman

Menurut Fajiryah seluruh bisnis Pertamina dari hulu, pengolahan hingga hilir tetap beroperasi meskipun harus menghadapi pandemi Covid-19 dan tantangan global lainnya.

"Pemulihan ekonomi di sejumlah wilayah belum merata. Kami masih terus memantau perkembangan pandemi COVID-19. Namun untuk memastikan kebutuhan energi terpenuhi, Pertamina tetap menyediakan BBM di seluruh wilayah sesuai permintaan," tutupnya.

BERI KOMENTAR