HOME » BERITA » PELAJAR BISA MENGENDARAI FORTUNER BERPELAT DINAS POLRI? BEGINI PENJELASANNYA

Pelajar Bisa Mengendarai Fortuner Berpelat Dinas Polri? Begini Penjelasannya

Dengan statusnya yang masih pelajar, tentu timbul pertanyaan besar bagaimana ia bisa memiliki akses atau memakai pelat mobil itu.

Selasa, 04 Juni 2019 00:04 Editor : Nurrohman Sidiq
Pelajar Bisa Mengendarai Fortuner Berpelat Dinas Polri? Begini Penjelasannya
Mobil Toyota Fortuner Ditilang Polisi (Istimewa)

OTOSIA.COM - Seperti yang telah ramai sebelumnya di media sosial, seorang pelajar yang mengendarai mobil merek Toyota Fortuner warna hitam diduga ugal-ugalan di kawasan Cisarua, Bogor, dengan pelat nomor 3553-07.

Kejadian itu terekam dalam sebuah video singkat dan akhirnya menjadi buah bibir di kalangan netizen. Terlebih lagi, mobil yang dipakai memakai pelat dinas yang diduga milik Polri.

Dengan statusnya yang masih pelajar, tentu timbul pertanyaan besar bagaimana ia bisa memiliki akses atau memakai pelat mobil tersebut. Apalagi, diketahui mobil itu juga dilengkapi dengan lampu strobo atau rotator.

Berikut rangkuman keterangan pihak kepolisian beserta kronologi kejadiannya.

1 dari 5 Halaman

Bukan Mobil Dinas

Pelajar Bisa Mengendarai Fortuner Berpelat Dinas Polri? Begini PenjelasannyaBukan Mobil Dinas

Mobil hitam yang ditilang itu dipastikan bukan milik Polri, meski memiliki pelat dinas. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

"Itu bukan mobil dinas, itu mobil pribadi mobil dia. Tapi dia kelihatannya mendapat fasilitas pelat dan STNK dinas Polri," kata Dedi kepada Merdeka.com di Jakarta, Senin (3/6/2019).

Dengan adanya peristiwa tersebut, pihaknya akan melakukan pengecekan ke bagian logistik atau yang mengeluarkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Nanti akan kami cek ke logistik, bagian yang keluarkan STNK dan pelat dinas kendaraan. Pelatnya aja yang dipakai itu," ujarnya.

2 dari 5 Halaman

Semacam Pelat Bantuan

Pelajar Bisa Mengendarai Fortuner Berpelat Dinas Polri? Begini PenjelasannyaSemacam Pelat Bantuan

Lebih jauh Dedi menjelaskan, plat yang digunakan oleh seorang pelajar berinisial KK itu semacam pelat bantuan seperti yang diberikan kepada para menteri.

"Itu masih saya tanyakan ke logistik itu (kenapa bisa ke sipil). Itu kaya semacam pelat dan STNK bantuan yang untuk pelat-pelat hitam untuk menteri," jelasnya.

Meski begitu, pria asal Tangerang tersebut tetap diberikan pelanggaran atau ditindak. Dan polisi juga akan mendalami, darimana plat dan STNK itu ia dapatkan.

"Tapi anggota kami tetap menindak. Dia mungkin merasa tidak akan ditilang sehingga tidak taat peraturan. Tapi polisi tetap profesional menindak pengemudi dan akan didalami itu pelat dan STNK didapat dari mana," pungkasnya.

3 dari 5 Halaman

Kronologi dan Identitas Sopir

Pelajar Bisa Mengendarai Fortuner Berpelat Dinas Polri? Begini PenjelasannyaKronologi dan Identitas Sopir

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi Sabtu 1 Juni 2019, sekitar pukul 10.40 WIB, di Jalan Raya Puncak, Bogor, arah Jakarta, atau tepatnya di depan Pasar Cisarua.

Dari video berdurasi 2 menit 45 detik itu, terlihat kendaraan tersebut menggunakan rotator dan strobo. Saat diberhentikan tampak seorang pemuda dan seorang perempuan di kendaraan itu tanpa pakaian dinas yang dikenakan.

Berdasarkan dokumen kendaraan yang disita polisi, pengemudi tersebut berinisial KK berusia 25 tahun dan berstatus pelajar.

Selain menggunakan strobo dan rotator, kendaraan tersebut dihentikan polisi lalu lintas karena diduga ugal-ugalan dan membuat lajur contra flow atau membelah jalan sehingga diprotes pengendara lainnya.

4 dari 5 Halaman

Sempat Berusaha Kabur

Pelajar Bisa Mengendarai Fortuner Berpelat Dinas Polri? Begini PenjelasannyaSempat Berusaha Kabur

Sempat diberhentikan, namun kendaraan tersebut terus tancap gas dan berhasil diberhentikan di dekat Pasar Cisarua, Puncak.

Saat polisi memeriksa surat kendaraan, tiba-tiba tiga pria menghampiri polisi. Satu orang mengenakan rompi hijau langsung menanyakan kepada polisi berpangkat perwira pertama, "Mana komandannya?" kata pria tersebut.

Polisi dan pria tersebut Sempat terlibat pembicaraan singkat. Dia juga meminta dua orang yang mendampinginya untuk menjauh.

Dedi mengatakan, pihaknya sudah menyita plat dan surat yang disalahgunakan itu.

"Sudah disita pelat dan surat yang disalahgunakan. Itu bukan kendaraan dinas Polri," kata Dedi.

5 dari 5 Halaman

Diduga Ugal-ugalan

Pelajar Bisa Mengendarai Fortuner Berpelat Dinas Polri? Begini PenjelasannyaDiduga Ugal-ugalan

Mengenai kabar mobil tersebut ugal-ugalan, Dedi membantahnya. "Info dari Kapolres tidak benar. Yang dilaksanakan adalah razia selektif untuk menindak pelaku pelanggar lalu lintas," kata Dedi.

Lantas, mengapa mobil berpelat polisi itu dihentikan, apakah ada pelanggaran?

"Enggak ada, selektif terhadap kendaraan-kendaraan yang mencurigakan dan pelaksanaan pelanggaran lalu lintas," ujar Dedi.

BERI KOMENTAR