HOME » BERITA » KRONOLOGI PENCURIAN MOBIL DAMKAR SUNTER OLEH PETUGAS PEMADAM JAKARTA BARAT

Kronologi Pencurian Mobil Damkar Sunter oleh Petugas Pemadam Jakarta Barat

Mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Jakarta Utara hilang dicuri. Mobil berjenis light fire truck itu hilang saat diparkir.

Jum'at, 14 Juni 2019 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kronologi Pencurian Mobil Damkar Sunter oleh Petugas Pemadam Jakarta Barat
Pelaku pencurian mobil pemadam kebakaran (Merdeka.com/Ronald)

OTOSIA.COM - Mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Jakarta Utara hilang dicuri. Mobil berjenis light fire truck itu hilang saat diparkir.

Rupanya, mobil bernomor polisi B 9408 PHA itu dicuri oleh Januar Darman (36) yang merupakan petugas Damkar yang bertugas di Jakarta Barat. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan peristiwa itu terjadi kemarin pagi, sekira pukul 5.30 WIB. Saat itu pelaku membawa kabur mobil damkar dari Pos Pemadam Kebakaran Sunter.

"Saat itu, mobil tengah diparkirkan di Pos Damkar Jalan Danau sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di mana dua orang saksi, Sholahudin dan Cahyana, baru saja selesai mengisi air ke dalam tangki mobil tersebut," jelas Budhi di Polres metro Jakarta utara, Kamis (13/6/2019), seperti disitat dari Merdeka.com.

Kemudian Sholahudin ke kamar mandi, sementara Cahyana masuk ke dalam pos. Tapi setelah Sholahudin keluar dari kamar mandi, dia kaget karena tak melihat mobil Damkar yang dia parkirkan sebelumnya.

1 dari 1 Halaman

Terancam Penjara 5 Tahun

Kronologi Pencurian Mobil Damkar Sunter oleh Petugas Pemadam Jakarta BaratTerancam Penjara 5 Tahun

"Sholahudin lalu melapor ke komandannya yang langsung memerintahkan anak buahnya mencari mobil tersebut," tambah Budhi.

Pencarian mobil pemadam kebakaran itu dilakukan selama dua jam. Hingga kemudian mobil yang dicuri ditemukan di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

"Pelaku kemudian dibawa ke polsek Tanjung Priok guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Motifnya masih kita dalami," ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dikanai pasal 362 KUHP tentang pencurian dengah ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR