HOME » BERITA » KRONOLOGI TOYOTA CAMRY TABRAK PENGENDARA SKUTER LISTRIK, DUA ORANG TEWAS

Kronologi Toyota Camry Tabrak Pengendara Skuter Listrik, Dua Orang Tewas

Toyota Camru menabrak skuter listrik di FX Sudirman, Minggu (10/11/2019) lalu. Dua dari enam orang yang terlibat dalam insiden tersebut tewas.

Jum'at, 15 November 2019 13:45 Editor : Dini Arining Tyas
Kronologi Toyota Camry Tabrak Pengendara Skuter Listrik, Dua Orang Tewas
Penggunaan skuter listrik di Jakarta sedang marak (Ilustrasi/Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Dua orang tewas dalam insiden tabrakan antara Toyota Camry dan skuter listrik, di FX Sudirman, Minggu (10/11/2019) lalu. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar menerangkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar puku 3.45 WIB.

"Saat DH mengemudikan mobil Camry dan hendak menyalip kendaraan mini bus yang ada di depannya di jalan pintu 1 Senayan dari sisi kiri, ternyata menabrak pengendara skuter," jelas Fahri di Polda Metro Jaya, Kamis (14/11/2019) disitaat dari Merdeka.com.

Saat peristiwa itu terjadi, ada enam orang yang tengah menunggangi skuter listrik tersebut. Yakni, Wisnu, Ammar, Fajar Wicaksono, Bagus, Wulan, dan Wanda. Dua korban meninggal yakni Ammar dan Wisnu.

1 dari 1 Halaman

Sudah Periksa Saksi

Kronologi Toyota Camry Tabrak Pengendara Skuter Listrik, Dua Orang TewasSudah Periksa Saksi

Dari keenam orang tersebut, satu orang sudah dimintai kesaksiannya. Sedangkan tiga orang lainnya belum diperiksa.

"Kemarin juga sudah ada yang diperiksa sebagai saksi. Karena memang saat datang ke TKP termasuk ke RS penyidik dari kami baru bisa mengidentifikasi bahwa korban ada tiga, dua orang meninggal, yang satu BL itu luka-luka, ternyata pada saat penyidikan. Kita dapat info berkembang ternyata pada saat itu ada enam orang," terang Fahri.

Selain itu, saat peristiwa terjadi sada dua orang satpam yang tengah berjaga di parkiran motor GBK. Dua satpam itu turut dimintai kesaksiannya oleh kepolisian.

"Sudah melakukan pemeriksaan tehadap saksi-saksi di TKP, di situ ada satpam yang bekerja di GBK, ada dua orang satpam kita sudah melakukan pemeriksaan, tetapi kalau satpam tidak melihat secara langsung karena dia posisinya berada di dalam parkiran GBK," tandas Fahri.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR