HOME » BERITA » KRONOLOGI TRUK SERUDUK MOBIL ROMBONGAN PENGANTIN DI CIANJUR

Kronologi Truk Seruduk Mobil Rombongan Pengantin di Cianjur

Empat mobil dan satu sepeda motor terlibat kecelakaan beruntun setelah diseruduk truk kontainer, di Cianjur.

Senin, 04 November 2019 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kronologi Truk Seruduk Mobil Rombongan Pengantin di Cianjur
Police line (Ilustrasi/merdeka.com)

OTOSIA.COM - Kecelakaan lalu lintas antara truk kontainer B 9495 CXR dengan sejumlah kendaraan terjadi di depan kantor Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Jawa Barat, Minggu (3/11/2019). Kecelakaan beruntun itu melibatkan empat mobil dan satu sepeda motor

Kecelakaan itu diduga lantaran rem truk kontainer blong. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Beberapa orang penumpang kendaraan mengalami luka ringan.

Peristiwa tersebut bermula saat truk kontainer melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Ketika memasuki lokasi kejadian, diduga rem truk tidak berfungsi dengan baik.

"Sopir tidak bisa menguasai laju kendaraan karena jalan menurun, sehingga menghantam truk engkel bernopol F 8871 VC, Nissan Xtrail B 111 ZJ, Suzuki APV F 1290 G, dan sepeda motor F 3342 XL," terang Kapolsek Warungkondang, AKP Gito, dilansir dari Antara.

1 dari 1 Halaman

Menabrak Pohon dan Kantor Desa

Kronologi Truk Seruduk Mobil Rombongan Pengantin di CianjurMenabrak Pohon dan Kantor Desa

Truk kontainer itu baru berhenti setelah menabrak pohon dan pagar kantor Desa Songgom. Warga setempat, Didin Saepudin (38) yang mengetahui kejadian tersebut, sempat melihat truk melaju dengan kecepatan sedang dan tiba-tiba hilang kendali, lalu menabrak kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

Salah satu kendaraan yang diseruduk truk kontainer itu adalah mobil yang ditumpangi oleh rombongan pengantin dari Jonggol dengan tujuan Desa Songgom, Cianjur.

"Saat truk menabrak kendaraan, saya berada di pinggir jalan beberapa meter dari kantor desa. Setelah menabrak kendaraan lain, truk menabrak pohon dan tembok kantor desa," ujarnya.

Sumber: Merdeka.com

[pos_1]
BERI KOMENTAR