HOME » BERITA » KRONOLOGI VIRALNYA ANGGOTA TNI SAAT MENYETIR TIBA-TIBA DIKEROYOK DEBT COLLECTOR

Kronologi Viralnya Anggota TNI saat Menyetir Tiba-tiba Dikeroyok Debt Collector

Anggota TNI dalam video disebutkan bernama Serda Nurhadi yang bertugas di Kodim Jakarta Utara.

Minggu, 09 Mei 2021 14:15 Editor : Nurrohman Sidiq
Kronologi Viralnya Anggota TNI saat Menyetir Tiba-tiba Dikeroyok Debt Collector
Video pengeroyokan (Instagram/@infokomando)

OTOSIA.COM - Sebuah video pengeroyokan belakangan viral di jagad media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sedang menyetir mobil dikerubungi oleh banyak orang di luar mobil.

Kejadian tersebut ramai diperbincangkan warganet setelah diunggah oleh akun Instagram @inforkomando pada Sabtu (8/5/2021).

Dalam postinganya, akun tersebut memberikan judul 'Mata Elang Merampas Kendaraan dan Mengeroyok Anggota TNI'. Lebih lanjut anggota TNI dalam video disebutkan bernama Serda Nurhadi yang bertugas di Kodim Jakarta Utara.

1 dari 7 Halaman

Dugaan awal, Serda Nurhadi tengah mengendarai sebuah mobil yang diduga sedang bermasalah dengan leasing. Sedangkan ia menyetir mobil tersebut karena diduga di dalam mobil ada salah satu penumpang yang terkena serangan jantung dan membutuhkan penanganan darurat di rumah sakit.

Namun, tiba-tiba Serda Nurhadi diadang paksa oleh sekelompok orang. Bukan hanya itu saja, mereka juga disebut melakukan tindak kekerasaan untuk merampas mobil tersebut.

 

2 dari 7 Halaman

Dalam video berdurasi 1 menit 45 detik tersebut sempat terekam para penumpang menjelaskan tujuan mereka, tapi para pelaku tidak mengindahkan. Bahkan Serda Nurhadi yang berusaha ikut memberikan kejelasan pun tidak dipedulikan.

"Pak, pak ini TNI pak, ini diserang pak. Pak TNI diserang pak," ujar seorang pria di dalam mobil.

Hingga berita ini diturunkan, postingan tersebut sudah disukai sebanyak 15,996 likes dan ditonton 165,416 views.

 

3 dari 7 Halaman

Status Keanggotaan Serda Nurhadi

Kapendam Jaya, Kolonel Arh Herwin BS membenarkan kejadian tersebut. Anggota TNI yang terekam merupakan salah satu anggota Babinsa Ramil Semper Timur II/O5 Kodim Utara 0502, bernama Serda Nurhadi. Peristiwa itu diketahui terjadi di di depan Gerbang Tol Koja Barat kawasan Jakarta Utara.

 

4 dari 7 Halaman

Kronologi Kejadian

Herwin menjelaskan, peristiwa bermula ketika Sabtu (6/5/2021) lalu, sekitar pukul pukul 14.00 WIB, Serda Nurhadi anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/ Jakut berada di Kantor Kelurahan Semper Timur, seperti dikutip dari Merdeka.com, Minggu (9/5/2021).

Serda Nurhadi kemudian menerima laporan dari anggota PPSU/Satpol PP melihat kendaraan yang dikerubuti kelompok orang sehingga menyebabkan kemacetan.

 

5 dari 7 Halaman

Mobil tersebut dikerumuni oleh sekitar 10 orang. Sedangkan di dalam mobil ada anak kecil dan seorang yang sedang sakit.

Karena jalan mobil tersebut terhalang oleh orang-orang yang diduga debt collector itu, Serda Nurhadi berinisiatif mengambil alih kemudi untuk mengantar mereka ke rumah sakit lewat Tol Koja Barat.

"Namun karena dikerubuti oleh beberapa orang Debt Colector, sampai kondisi kurang bagus maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa orang Debtcolector," jelas Herwin dalam keterangannya kepada merdeka.com, Minggu (9/5).

6 dari 7 Halaman

Tanggapan TNI

Herwin melanjutkan, pihaknya tidak akan mentolerir perlakuan debt collector yang secara arogan mengambil paksa kendaraan yang dikemudikan Serda Nurhadi.

"Satuan TNI AD khususnya Kodam Jaya tidak mentolerir atas perlakuan dari pihak debt collector yang secara arogan untuk mengambil paksa kendaraan yang dikemudikan oleh Serda Nurhadi yang menjalankan tugasnya sebagai Babinsa yang akan menolong warga yang sedang sakit dan memerlukan pertolongan untuk dirawat di Rumah Sakit, tegas Kapendam Jaya," tegasnya.

7 dari 7 Halaman

Menurutnya, kejadian ini bisa menjerumus pada pelanggaran hukum. Proses selanjutnya dilimpahkan kepada Polres Jakarta Utara dan Kodim 0502.

"Mengambil kendaraan bermotor secara paksa (perampasan) dapat dijerat/dikenakan pasal 365 KUHP, dimana pasal 365 KUHP adalah pasal pencurian dengan kekerasan sebagai pemberatan dari pasal pencurian biasa,sebagai mana dimaksud dalam pasal 362 KUHP dan permasalahan ini telah ditangani oleh Pihak Polres Jakarta Utara dan Kodim 0502/Jakut," sambung Herwin.

BERI KOMENTAR