HOME » BERITA » KUALITAS OLI MINERAL TAK LEBIH BAIK DARI BAHAN SINTETIK? ATAU SEBALIKNYA?

Kualitas Oli Mineral Tak Lebih Baik dari Bahan Sintetik? Atau Sebaliknya?

Pelumas atau oli mesin dikenal memiliki dua jenis yaitu mineral dan sintetik. Meski sama-sama berfungsi melumasi komponen mesin, namun keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.

Senin, 26 Maret 2018 11:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi : europapress.es

OTOSIA.COM - Pelumas atau oli mesin dikenal memiliki dua jenis yaitu mineral dan sintetik. Meski sama-sama berfungsi melumasi komponen mesin, namun keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.

Adapun kelebihan oli mineral terletak pada harga jualnya yang lebih murah dibanding sintetik. Mengapa begitu? Oli mineral terbuat dari minyak bumi yang diolah sedemikian rupa menjadi pelumas. Prosesnya tak serumit oli sintetik, yang dibuat secara artifisial dengan memecah dan membentuk kembali senyawa kimia. Hal ini menyebkan perbedaan harga menjadi sangat signifikan.

Dari sisi performa, oli sintetik berada di atas mineral. Hal ini disebabkan oli sintetik didesain agar molekul di dalamnya berukuran sama. Tak seperti oli mineral yang memiliki ukuran molekul beragam. Dampaknya komponen mesin tak terlumasi secara merata, mesin pun harus bekerja ekstra karena resistensi gesekan yang cukup besar.

Di samping itu, menurut Koh Kar Tai selaku Lubricants Lead, Asia Phillips 66 International Trading Pte. Ltd., kemampuan sintetik bertahan di kondisi ekstrem mesin lebih baik ketimbang mineral.

"Ketika menggunakan oli mineral. Waktu penggantian oli lebih pendek, proses oksidasi oli terjadi lebih cepat yang menyebabkan viskositasnya berubah dibanding oli sintetik," jelas Koh.

(kpl/fid/crn)

BERI KOMENTAR