HOME » BERITA » KUNCI SETIR MOBIL BIKIN RUSAK POWER STEERING, BENARKAH?

Kunci Setir Mobil Bikin Rusak Power Steering, Benarkah?

Senin, 16 April 2018 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto ilustrasi by Nissan Indonesia

OTOSIA.COM - Beberapa pengendara memilih untuk mengunci setir mobil saat meninggalkan mobil di tempat parkiran. Kunci setir yang dimaksud di sini bukanlah kunci dengan menggunakan alat, melainkan kunci setir secara otomatis.

Caranya, dengan memutar setir terlebih dahulu (60-75 derajat) sampai setir mobil tidak dapat digerakkan kembali. Hal tersebut dipercaya beberapa orang akan membuat mobil mereka aman.

Namun, pendapat tersebut nyatanya juga menimbulkan kontroversi. Posisi kunci setir mobil tersebut justru dianggap oleh beberapa orang dapat merusak kondisi power steering mobil.

Mereka menganggap kondisi ban yang tidak lurus saat setir terkunci bisa memengaruhi power steering. Jika otolovers sepakat dengan pemikiran tersebut, maka otolovers salah mengira.

Dikutip dari Nissan Indonesia, keadan setir yang terkunci nyatanya tak berbahaya bagi kondisi power steering mobil. Pasalnya, power steering pada mobil tidak memiliki keterkaitan jelas dengan kondisi setir mobil.

Sebaliknya, mengunci setir mobil justru dapat memberikan manfaat. Khususnya bagi keamanan kendaraan.

Salah satunya adalah saat memarkirkan kendaraan di daerah tanjakan maupun turunan. ketika terpaksa harus parkir dalam kondisi menanjak ataupun menurun, otolovers bukan hanya perlu mengaktifkan rem tangan maupun mode parkir saja, tapu perlu mengunci setir mobil.

Dengan mengunci setir ke arah trotoar, ini dapat menghindari kondisi jika mobil turun dengan tidak sengaja. Tak hanya itu, dengan mengunci setir mobil, otolovers juga bisa menghindari pencurian mobil.

Bagaimana tidak? Untuk mengaktifkan kembali setir agar dapat bekerja, kunci mobil harus terlebih dahulu dimasukkan. Dengan begitu, setir mobil pun akan dapat kembali berputar dengan normal. Karena itulah upaya pencurian pun akan lebih sulit untuk dilakukan jika setir mobil telah dikunci.

 (kpl/tys)

BERI KOMENTAR