HOME » BERITA » KUNJUNGI NEW YORK, DONALD TRUMP NAIK LIMOSIN BARU

Kunjungi New York, Donald Trump Naik Limosin Baru

Limosin baru orang nomor 1 di Amerika Serikat tersebut melakoni debutnya saat mengantarkan Trump berkeliling New York dan menghadiri salah satu kegiatan besar PBB.

Senin, 24 September 2018 12:15 Editor : Cornelius Candra
Foto: Informatat.com

OTOSIA.COM - Setelah resmi dilantik pada awal tahun 2017, Donald Trump akhirnya mendapatkan kendaraan dinas baru. Layaknya petinggi negara kebanyakan, kendaraan ini merupakan sebuah limosin eksklusif dengan segudang fitur.

Mengutip dari Thedrive.com, limosin baru orang nomor 1 di Amerika Serikat tersebut melakoni debutnya saat mengantarkan Trump berkeliling New York dan menghadiri salah satu kegiatan besar PBB.

Berdasarkan sumber yang sama, diketahui bahwa mobil ini adalah keluaran Cadillac yang dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan nomor wahid. Biaya yang dihabiskan pun tak main-main, mencapai USD15,8 juta atau Rp235 miliaran (Kurs USD1 = Rp14.881).

Dengan menggunakan Cadillac CT6 Sedan sebagai basisnya, limosin baru Donald Trump memiliki desain yang mewah dan elegan, baik di sisi interior maupun eksterior. Namun, fitur yang disematkan tentu berbeda.

Seperti mobil kepala negara pada umumnya, kaca dan body limosin Trump menggunakan bahan anti ledakan serta tembakan. Bahkan mobil ini bisa tetap berjalan meskipun bannya tertembak.

Selain itu, suspensinya dibuat lebih nyaman namun tetap memperhatikan sisi performanya. Pasalnya, sopir kendaraan dinas Trump ini perlu melakukan manuver secara tiba-tiba saat dibutuhkan.

Menariknya, "The Beast", julukan mobil presiden Amerika Serikat, tidak menggunakan rangka mobil, melainan truk yang dipercaya lebih kuat dan tahan terhadap berbagai serangan. Bahkan, sasis ini masih diperkuat lagi dengan bahan karbon.

Sektor kabinnya benar-benar terpisah dari dunia luat. Bahkan, gas beracun serta radiasi nuklir pun tak akan menemukan celah untuk masuk. Selain itu, terdapat beberapa kantong darah yang sesuai dengan golongan darah Trump.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR