HOME » BERITA » KURANGI RISIKO KECELAKAAN, SIMAK CARA ATASI AQUAPLANING

Kurangi Risiko Kecelakaan, Simak Cara Atasi Aquaplaning

Rifat Sungkar memberikan beberapa kiat untuk tetap selamat berkendara saat musim hujan dan mengatasi aquaplaning.

Selasa, 05 Maret 2019 20:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi berkendara di jalanan basah (dekra-solutions.com)

OTOSIA.COM - Salah satu penyebab kecelakaan mobil saat musim hujan adalah aquaplaning. Masalah yang juga disebut hydroplaning ini membuat ban tidak mencengkeram aspal dengan baik akibat terhalang air.

Menurut Rifat Sungkar, pembalap nasional, aquaplaning disebabkan karena drainase jalan yang kurang baik. Hal itu juga disebabkan sampah yang menyebabkan saluran air tidak bekerja dengan baik.

"Harus ekstra hati-hati bagi pengguna jalan di Indonesia. Pasalnya, aquaplaning itu tidak ada obatnya, kecuali mengurangi kecepatan sesuai normal. Selain itu, jangan juga mengurangi atau menambahkan tekanan angin pada ban, cukup mengikuti standar pabrikan," jelas suami dari Sissy Priscilia ini di Polda Metro Jaya, Minggu, (3/3/2019).

Lanjutnya, saat mobil mengalami aquaplaning jangan coba-caba mengerem. Pasalnya, jika itu terjadi, justru menjadi yang sangat berbahaya.

"Biarkan mobil kembali ke gripnya. Kebanyakan pengemudi, saat aquaplaning meng-counter setir, atau buang setir. Padahal, aquaplaning hanya sebentar, dan biarkan dia kembali ke gripnya," tegas Rifat dalam Liputan6.com.

Selain itu, ketika mobil terkena gejala aquaplaning, angkat gas saja tapi jangan banting setir. Biarkan dia kembali mendapatkan grip, dan berjalan kembali seperti semula.

"Biarkan dia balik ke tengah, jangan direm dan jangan di-counter. Kalau di-counter, dan mendapatkan grip lagi, mobil akan ketarik, dan bisa terjadi kecelakaan fatal," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR