HOME » BERITA » KUSTOMFEST 2018 COBA CIDUK MOMEN PANASNYA TAHUN POLITIK SABAGAI TEMA

Kustomfest 2018 Coba Ciduk Momen Panasnya Tahun Politik sabagai Tema

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:15 Editor : Cornelius Candra
Foto: Nazar Ray

OTOSIA.COM - Seri Kustomfest 2018 yang menjadi ajang para penggila sepeda motor melepas ide-ide liarnya kembali bergulir, dan kali ini mengambil tempat di Yogyakarta.

Putaran ini terasa istimewa karena penyelenggara Kustomfest mengambil tema yang tidak umum di dunia otomotif tetapi tengah sangat dekat dengan masyarakat. Lulut Wahyudi, Director Kustomfest, mengatakan bahwa tema Kustomfest 2018 adalah "Color of Difference".

"Kami kali ini membawa tema yang cukup berat kali ini. Warna perbedaaan. Memangnya ada perebdaannya? Ada. Kita melihat tahun 2018 adalah tahun panas, tahun politik ya. Tahun 2019 besok kita ada Pilpres dan auranya sudah terasa. Kita berada pada penggolongan, kamu ikut mana, aku ikut mana," kata dia.

Berangkat dari tema yang cukup serius untuk sebuah acara custom itu, Lulut menebalkan pesan bahwa kultur custom justru menjadi contoh yang dekat dengan harapan akan kerukunan di tengah perbedaan.

"Makanya tagline ini yang kami angkat, 'Warna Perbedaan'. Kita Indonesia lahir dari perbedaan, perbedaan bahasa, perbedaan kultur. Perbedaan itu seharusnya menjadi anugerah. Itu yang ingin kami angkat," kata dia.

Perbedaan di sini justru seharusnya dibiarkan, seperti halnya ide custom pada motor-motor yang juga turut dalam ajang satu ini. Semua orang bisa menelurkan ide bentuk sepeda motor garapannya, tetapi tetap bisa berkumpul bersama dan saling menghargai, yang berarti justru bukan untuk disama-samakan.

"Mari kita hargai perbedaan. Dalam hal ini perbedaan jangan disama-samakan. Perbedaan ya perbedaan. Ini seperti kita bertanya buat apa Tuhan membuat pelangi. Itu berwarna-warni. Biarlah perbedaan warna itu kita nikmati karena dengan berbeda itu kita bisa mempelajari," ujarnya.

 (kpl/crn)

BERI KOMENTAR