HOME » BERITA » LAMA TERPARKIR MUNCUL FLAT SPOT PADA BAN, BEGINI PENJELASANNYA

Lama Terparkir Muncul Flat Spot Pada Ban, Begini Penjelasannya

Mobil yang dibiarkan lama tidak terpakai hingga berbulan-bulan dapat menimbulkan flat spot pada ban. Bentuk ban mengalami deformasi dan tidak sempurna.

Minggu, 04 Oktober 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Lama Terparkir Muncul Flat Spot Pada Ban, Begini Penjelasannya
Ilustrasi ban mobil (ratchetandwrench.com)

OTOSIA.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diberlakukan di DKI Jalarta sejak pertengahan September lalu. Kebijakan ini berimbas pada aktivitas masyarakat yang makin berkurang. Akibatnya, kendaraan pribadi yang menjadi andalan untuk beraktivitas lebih banyak menganggur di rumah.

Saat kendaraan terlalu lama terparkir di rumah, pemiliknya harus tetap rajin mengecek kondisi kendaraan, terutama pada bagian ban. Dalam kondisi statis atau terparkir dalam waktu lama, ban menahan beban kendaraan mobil atau motor dalam satu titik tumpuan.

"Jika beban kendaraan bertumpu pada satu titik pada waktu terlalu lama, selain akan membuat ban menjadi kempes juga berisiko menimbulkan flat spot atau deformasi pada ban," kata Steven Vette, Presiden Direktur Michelin Indonesia

1 dari 1 Halaman

Flat spot muncul pada bagian ban yang menahan beban terlalu lama selama 1 hingga 2 bulan atau bahkan lebih. Flat spot menandakan ban telah mengalami deformasi atau ketika bentuk ban tidak lagi bulat sempurna akibat berada dalam posisi diam pada waktu terlalu lama.

Untuk menghindari flat spot dan deformasi ban, Steven menyarankan pengendara menjalankan kendaraan minimal satu minggu sekali, untuk memastikan ada pergantian tumpuan beban kendaraan pada ban.

Selain itu, Vette mengingatkan untuk tetap memperhatikan tekanan angin ban agar kondisi ban tetap dalam keadaan baik.

BERI KOMENTAR