HOME » BERITA » LAYANAN JEMPUT KENDARAAN MENINGKAT SELAMA PANDEMI CORONA (COVID-19)

Layanan Jemput Kendaraan Meningkat Selama Pandemi Corona (COVID-19)

Perrmintaan servis kendaraan di rumah saat pandemi COVID-19 tidak mengalami kenaikan signifikan. Namun untuk permintaan penjemputan kendaraan mengalami peningkatan.

Selasa, 21 April 2020 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Layanan Jemput Kendaraan Meningkat Selama Pandemi Corona (COVID-19)
ilustrasi obat corona | pexels.com/@edward-jenner

OTOSIA.COM - Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19), pemerintah imbau masyarakat untuk kurangi aktivitas di luar rumah. Untuk memberikan solusi atas imbauan tersebut, beberapa pabrikan otomotif berikan layanan home service, seperti yang dilakukan Toyota Astra Motor (TAM).

Dilansir dari Liputan6.com, Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM mengaku permintaan servis kendaraan di rumah saat pandemi tidak mengalami kenaikan signifikan. Meski demikian, Ia menegaskan permintaan penjemputan kendaraan mengalami peningkatan.

"Secara umum, Toyota mobile service dan pick up service ini efektif di situasi Covid-19. Bisa membantu dan menjadi solusi untuk konsumen. Demand mobile service hampir sama dengan sebelum Covid-19, tapi demand untuk workshop menurun. Sedangkan demand untuk pick up service meningkat," kata Anton kepada Liputan6.com.

Namun Anton pun enggan ungkapkan secara detail pemilik kendaraan yang lakukan servis di rumah atau gunakan layanan pick up saat disinggung soal itu.

"Dengan banyak konsumen yang stay di rumah, wajar sekarang service bergeser ke mobile service / pickup service," ujar Anton.

1 dari 1 Halaman

Honda

Selain itu, Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) menegaskan home service yang bisa dipilih pemilik kendaraan saat ini sangat efektif.

"Kualitas servis sebanding dengan pengerjaan di dealer, namun untuk beberapa proses yg membutuhkan peralatan khusus, mobil dijemput dan pengerjaan dilakukan di dealer. Kami masih melakukan penghitungan tentang jumlah home service hingga saat ini," tutur Yusak.

BERI KOMENTAR