HOME » BERITA » LAYANAN TRANSPORTASI DARAT-LAUT-UDARA DIBERLAKUKAN LAGI HARI INI, TAPI...

Layanan Transportasi Darat-Laut-Udara Diberlakukan Lagi Hari Ini, Tapi...

Ada beberapa orang yang masih diizinkan bepergian di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) tapi dengan kriteria dan syarat tertentu.

Kamis, 07 Mei 2020 12:45 Editor : Dini Arining Tyas
Layanan Transportasi Darat-Laut-Udara Diberlakukan Lagi Hari Ini, Tapi...
Beberapa penumpang hendak menaiki bus (Ilustrasi/Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Kementerian Perhubungan menindaklanjuti Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepata Penanganan COVID-19 Nomor Tahun 2020, tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19. Meski begitu, hingga kini tak ada perubahan aturan terkait PSBB maupun larangan mudik.

Menurut Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, pengecualian hanya berlaku untuk kegiatan yang berhubungan dengan penanganan COVID-19 dengan kriteria dan syarat-syarat yang ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Semua penumpang yang diperbolehkan bepergian itu juga akan diatur dengna pembatasan dan penerapan protokol kesehatan sesuai dengan amanat Permenhub 18/2020 dan Permenhub 25/2020.

"Kementerian Perhubungan hanya menyediakan transportasi di semua moda baik di darat, laut, udara dan kereta api, tentunya dngan menerapkan protokol kesehatan sesuai denga amanat di Permenhub No 18/2020 dan Permenhun No 25/2020. Pemenuhan layanan tersebut diberlakukan mulai Kamis, 7 April 2020 pukul 00.00," jelas Adita, dikutip dari laman Kemenhub.

1 dari 1 Halaman

Dalam SE, orang-orang masuk dalam pengecualian bepergian dengan transportasi merupakan yang terlibat dalam penanganan COVID-19, berikut daftarnya:

1. Orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan pelayanan percepata penanganan COVID-19; pelayanan pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum; pelayanan kesehatan; pelayanan kebutuhan dasar; pelayanan pendukung layanan dasar; dan pelayanan fungsi ekonomi penting.

2. Perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat aau perjalanan orang yang anggota keluarga intinya (orang tua, suami/istri, anak, saudara kandung) sakit keras atau meninggal dunia;

3. Repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI), Warga Negara Indonesia, dan pelajar/mahasiswa yag berada di luar negeri,s erta pemulangan orang dengan alasan khussu oleh Pemerintah sampai ke daerah asal, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BERI KOMENTAR