HOME » BERITA » LCGC JILID 2: BERAPA PERSEN KOMPONEN LOKAL YANG SUDAH SIAP?

LCGC Jilid 2: Berapa Persen Komponen Lokal yang Sudah Siap?

Jum'at, 10 Agustus 2018 22:00

LCGC Jilid 2: Berapa Persen Komponen Lokal yang Sudah Siap?
Foto by Dok. Otosia.com
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Rencana pemerintah untuk melanjutkan program kendaraan bermotor hemat bahan bakar (KBH2) masih dalam tahap evaluasi. Sebelumnya program seperti ini telah diterapkan sejak 2013.

Program ini pun berhasil menlahirkan model seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, dan lainnya. Program ini pun memiliki target komponen yang harus diproduksi lokal.

Sebelum masuk ke babak selanjutnya, sudah berapa persen komponen LCGC yang sudah diproduksi di dalam negeri?

Ditektur Industri Maritim, Alat Tranportasi dan Alat Pertahanan (ILAMATE) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika mengatakan untuk komponen utama di LCGC memang sudah semua terpenuhi.

"Jadi gini, kalau komponen utama di LCGC itu sudah terpenuhi. Seperti yang saya katakan, Rp 17 triliun untuk pengembangan komponen lokal tersebut," jelas Putu saat ditemui di GIIAS 2018, di ICE BSD, Tangerang.

Lanjut Putu, kesimpulan tersebut berdasarkan laporan surveyor independen dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Untuk komponen utama yang dikomitmenkan sudah terpenuhi, seperti engine, transmisi, axle, dan bodi. Misalnya dari sembilan komponen, sembilannya sudah lokal. Jadi sudah 100 persen," tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM), komponen untuk mobil murahnya, Daihatsu Ayla memang sudah 93 persen. Meskipun belum 100 persen lokal, namun setiap tahun pasti ada kenaikan.

"Dan yang belum (komponen dibuat secara lokal) biasanya di bagian gear," terang Amelia Tjandra.

Alasannya, butuh teknologi tinggi untuk produksi gear lokal. "Kalo kita bikin di sini, harganya masih mahal. Makanya masih impor dari Jepang." tandasnya.

Selain itu, untuk membuat gear lokal minimal harus mencapai dua juta unit.

Sumber: Liputan6.com

 (kpl/tys)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-8-10
detail

BERITA POPULER