HOME » BERITA » LCGC MAKIN LAKU, TAPI PEMBELINYA MAKIN KURANG PUAS

LCGC Makin Laku, tapi Pembelinya Makin Kurang Puas

Padahal mobil-mobil berharga murah pasarnya terlihat semakin naik. Tapi apa yang bikin pelanggan tak puas?

Minggu, 05 November 2017 12:15 Editor : Fajar Ardiansyah
New Astra Daihatsu Ayla (foto: Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Segmen LCGC menguasai 27 persen pasar otomotif Indonesia di tahun 2017, meningkat dari 22 persen di 2015.

Data menurut survei JD Power itu juga menunjukkan tingkat kepuasan keseluruhan di antara konsumen di segmen LCGC berada di angka 774 poin, dibanding dengan angka 788 pada segmen kendaraan lainnya.

Hal ini menandakan bahwa meski pembelinya tumbuh, mereka cenderung mendapat perlakuan yang kurang memuaskan/

"Survei membuktikan konsumen LCGC bukan hanya memiliki ekspektasi yang lebih tinggi, tetapi juga menerima implementasi proses layanan penjualan yang relatif lebih rendah dari dealer mobil dibandingkan dengan konsumen non-LCGC," tulis JD Power.

Dibandingkan dengan pemilik mobil di segmen lainnya, sejumlah pemilik LCGC lebih sedikit mendapatkan tawaran layanan dari dealer resmi, dalam hal seperti demonstrasi saat tes uji kendaraan (pemilik LCGC 35 persen dan non-LCGC 42 persen).

Begitu juga soal penawaran cicilan dari penjual (pemilik LCGC 57 persen sedangkan non-LCGC 68 persen), serta menerima janji berlebihan mengenai waktu pengiriman dari penjual (pemilik LCGC 28 persen, sementara non-LCGC 23 persen). Plus, waktu pengiriman dalam seminggu untuk mobil baru (pemilik LCGC 58 persen dan non-LCGC 63 persen).

(kpl/why/fjr)

BERI KOMENTAR