HOME » BERITA » LEASING NAIKKAN DP, JUAL MOBIL MAKIN SUSAH

Leasing Naikkan DP, Jual Mobil Makin Susah

Meski sudah diturunkan, nominal DP mobil di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) dinilai masih tinggi. Apalagi jika leasing tak serta merta menerima pengajuan kredit dengan uang muka minimal.

Rabu, 17 Juni 2020 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Leasing Naikkan DP, Jual Mobil Makin Susah
Pameran otomotif (Otosia.com)

OTOSIA.COM - Leasing atau perusahaan pembiayaan menaikkan nominal down payment atau uang muka pembelian mobil hingga 40 persen sampai 50 persen saat awal pandemi virus Corona (COVID-19). Pada Juni 2020, nominal DP sedikit diturunkan, menjadi 25 persen.

Meski begitu, nominal tersebut dirasa masih besar jika dibandingkan dengan hari biasa sebelum pandemi. Selain itu, leasing juga tak serta merta menerima uang muka minimal.

"Iya, ada leasing yang patok DP 25 persen, tapi tidak seperti biasanya (sebelum pandemi). Bisa saja di-approve, tapi ada syarat dan ketentuannya," ujar salah satu sales mobil Honda, saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (16/6/2020).

1 dari 2 Halaman

Biasanya, syarat yang harus dipenuhi untuk pengajuan 25 persen, rumah atau tempat tinggal milik sendiri, pekerjaan minimal sudah lima tahun, dan tabungan di bank dengan jumlah tertentu.

"Masih susah sekarang approval, tapi kalau memang data konsumen bagus ya bisa saja disetujui," tegasnya.

2 dari 2 Halaman

Hal senada juga dikatakan salah satu sales Mitsubisni di bilangan Tangerang. Hingga saat ini, pengajuan kredit yang cukup aman, dalam artian bisa disetujui leasing, dengan DP minimal 30 sampai 35 persen.

"Jika 25 persen, biasanya untuk konsumen loyal atau sudah pernah kredit dan lunas di leasing tersebut tanpa ada masalah. Kalau untuk konsumen baru, masih sulit untuk DP 25 persen," pungkasnya.

Sementara itu, dari kedua sales ini juga mengatakan, penjualan mobil mulai berjalan bulan ini, meskipun kondisinya tetap masih sulit. Sedangkan untuk penjualan bulan lalu, atau Mei 2020, lebih parah dibanding April 2020.

BERI KOMENTAR