HOME » BERITA » LEBIH KOMPETITIF, ZARCO LEGA TAK DIRECOKI TIM PABRIKAN YAMAHA

Lebih Kompetitif, Zarco Lega Tak Direcoki Tim Pabrikan Yamaha

Usai finis kedua dalam sesi balap, Johann Zarco senang bisa mengakhiri uji coba tengah musim MotoGP Spanyol di Circuito de Jerez - Angel Nieto sebagai rider tercepat.

Selasa, 08 Mei 2018 11:30
Johann Zarco (c) AFP

Otosia.com - Usai finis kedua dalam balapan pada Minggu (6/5), rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco senang bisa mengakhiri uji coba tengah musim MotoGP Spanyol di Circuito de Jerez - Angel Nieto pada Senin (7/5) sebagai rider tercepat. Ia mencatat 1 menit 37,730, hanya tertinggal 0,077 dari rekor pole Cal Crutchlow pada Sabtu (5/5).


Waktu ini ia catat pada Lap 53 dari 63 lap yang ia jalani, memakai ban belakang lunak khusus yang disediakan Michelin untuk semua rider yang hadir. Rider Prancis ini pun diikuti oleh Crutchlow di posisi kedua dan Dani Pedrosa di posisi ketiga. Zarco juga mengungguli duet Movistar Yamaha, Maverick Vinales (4) dan Valentino Rossi (10).


"Setup dasar pada pekan balap sudah cukup baik, tapi kami ingin lebih baik lagi hari ini. Dengan ban lama atau baru, saya merasa lebih nyaman mengendalikan motor. Kami ingin lebih punya kendali di elektronik juga, karena kadang saya bilang, "motorku terasa baik dengan sasis dan grip-nya, tapi kurasa kita kehilangan waktu karena elektronik". Kami sudah menjajal beberapa hal untuk itu," ujarnya kepada Crash.net.


Area elektronik juga merupakan area yang dirasa Vinales dan Rossi menghadirkan masalah bagi grip ban belakang motor YZR-M1 2018 milik mereka musim ini. Meski begitu, Zarco tak yakin masalah mereka mirip, mengingat ia justru lebih konsisten tampil kompetitif di atas YZR-M1 2017.


"Entah apa ini masalah yang sama dengan tim pabrikan, tapi saya fokus bekerja dengan tim saya sendiri dan saat lihat ada perbedaan, saya memperbaikinya. Elektronik tak membantu Anda dapat grip yang lebih baik. Jika Anda kurang grip, Anda harus bekerja secara mekanis pada motor. Akselerasilah yang bisa dikendalikan lewat elektronik," ungkapnya.


Juara dunia Moto2 2015-2016 ini juga mengaku lega pihaknya sama sekali tak dihujani pertanyaan oleh para petinggi dan teknisi Yamaha soal alasan-alasan mengapa dirinya justru tampil lebih baik dari Vinales dan Rossi, mengingat keduanya selalu "menderita" dalam kondisi lintasan dengan grip rendah.


"Mereka membiarkan saya dalam dunia saya yang menyenangkan, karena saat ini dunia saya sangat menyenangkan! Mungkin seperti mimpi... Mereka punya semua informasi dan data, serta bisa memperbaiki diri sendiri, mengatasi sendiri masalah yang mereka punya selama pekan balap," pungkas Zarco. (cn/dhy)

BERI KOMENTAR