HOME » BERITA » LEBIH RENTAN TERTULAR VIRUS CORONA, INI YANG HARUS DILAKUKAN PEMOTOR

Lebih Rentan Tertular Virus Corona, Ini yang Harus Dilakukan Pemotor

Pemotor dinilai lebih rentan terjangkit virus Corona, maka itu para pemotor harus lebih waspada dengan menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap.

Selasa, 24 Maret 2020 12:15 Editor : Dini Arining Tyas
Lebih Rentan Tertular Virus Corona, Ini yang Harus Dilakukan Pemotor
Pengendara sepeda motor (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Pemerintah kini menerapkan social distancing untuk semua warga, guna menekan penularan virus Corona. Aktivitas warga pun diharapkan dilakukan di rumah saja begitu pula dengan para pelajar.

Meski begitu ada beberapa orang yang masih terpaksa beraktivitas di luar rumah. Seperti para ojek online atau pekerja lain yang terpaksa memakai sepeda motor.

Dijelaskan Sony Susmana, Trainer dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), dibanding pengendara mobil, pengguna roda dua memang lebih rentan tertular virus. Pasalnya, para penendara motor ini berhubungan langsung dengan udara luar, dibanding pengendara mobil yang berada di kabin.

Oleh karenanya, pengendara motor wajib mengenakan perlengkapan berkendara yang lengkap, seperti jaket, celana panjang, sepatu tertutup, masker, helm, dan sarung tangan.

"Gunakanapparelatau perlengkapan berkendara yang lengkap, kalau bisa berlapis juga. Karena, Covid-19 ini kan banyak menular lewat hidung, mulut, dan tangan dan semuanya itu harus tertutup," jelas Sony saat dihubungi Liputan6.com melalui sambungan telepon, Minggu (22/3/2020).

1 dari 1 Halaman

Lanjut Sony, ia sejatinya tidak mengetahui pasti apakah virus Covid-19 ini dapat menular lewat udara atau yang disebut airborne. Jika memang bisa menular lewat udara, wajib hukumnya pengendara motor menggunakan google atau kacamata tertutup.

"Kalau memang virus ini airborne, wajib pakai google, karena pakai kacamata biasa akan tembus. Selain itu, jaga jarak juga antar pengendara, karena untuk saat ini tidak hanya untuk pengereman tapi juga kesehatan," tegasnya.

Jaga jarak yang dimaksud, adalah dengan tidak berhenti terlalu berdekatan. Pasalnya, kebiasaan orang Indonesia, saat berkendara motor, masih ada yang merokok atau membuang ludah sembarangan, dan tidak diketahui dengan pasti, apakah cipratan ludah tersebut berterbangan atau tidak.

Selain itu, saat kondisi panas, lebih baik tidak berteduh, karena panas juga bisa membunuh kuman, dibanding harus berteduh di suatu tempat.

"Terakhir, jika sudah sampai bersihkan kendaraan. Selain itu, pakaian juga, jangan kontak dahulu dengan keluarga sebelum membersihkan diri, pakaian di rendam, dan lain sebagainya," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR