HOME » BERITA » LIBURAN SAMBIL TOURING MOTOR, TOOL KIT INI WAJIB DIBAWA SAAT HUJAN

Liburan Sambil Touring Motor, Tool Kit Ini Wajib Dibawa Saat Hujan

Kamis, 06 Desember 2018 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Klik tombol < > untuk halaman berikutnya
   
Liburan Sambil Touring Motor, Tool Kit Ini Wajib Dibawa Saat Hujan

OTOSIA.COM - Libur panjang Natal dan tahun baru kerap dimanfaatkan pemilik sepeda motor untuk melakukan touring sekaligus berlibur. Mempersiapkan sepeda motor dan kondisi badan amatlah penting, terlebih sudah masuk musim penghujan.

Menurut Galuh Afriyanto, Koordinator Servis Yamaha SBR Pemalang, Jawa Tengah, yang tidak boleh dilupakan adalah membawa kunci-kunci vital sepeda motor. Hal ini jangan sampai lupa, karena sangat berguna saat motor mengalami masalah di jalan, terutama beberapa komponen motor yang rentan terkena masalah akibat terkena air.

Meski kunci-kunci bawaan dari dealer sudah ada sejak motor dibeli, itu tidaklah cukup. Harus dilengkapi dengan beberapa tool kit tambahan.

Saat musim hujan, peralatan teknis yang wajib dibawa adalah kunci busi baik untuk motor manual maupun matik. Jangan lupa bawa obeng yang ukurannya beragam sesuai kebutuhan sepeda motor.

“Obeng dan kunci-kunci yang lengkap diperlukan untuk membuka cover-cover body, termasuk kunci bintang dan sebagainya. Jika perlu bawa lampu utama atau bulp cadangan untuk motor yang masih menggunakan lampu utama model bulp atau non LED. Karena bukan tidak mungkin lampu utama putus saat kondisi hujan,” terang Galuh.

Soal penerangan di musim hujan, Galuh menyarankan mendapatkan perhatian lebih. Karena itu sebelum berangkat dipastikan lebih dulu lampu maupun sinyal, seperti lampu utama dan lampu rem menyala dengan baik.

Jika perlu lengkapi dengan lampu tambahan agar tetap bisa melihat kondisi jalan pada saat hujan deras. “Karena lampu utama LED terkadang saat hujan justru membuat pengemudi susah untuk mengamati kondisi jalan,” tukasnya.

“Lampu sein juga jangan ketinggalan, walaupun bukan utama tapi tetap harus berfungsi saat kita akan berbelok. Lampu hazard hanya lampu tambahan saja yang dapat digunakan pada kondisi darurat. Misalnya mogok di tepi jalan, sebagai isyarat bahwa kendaraan berhenti dalam kondisi darurat,” tambahnya.

 (kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR