HOME » BERITA » LOGO BARU DIANGGAP MEMBOSANKAN, BMW: BUKAN UNTUK EMBLEM MOBIL

Logo Baru Dianggap Membosankan, BMW: Bukan untuk Emblem Mobil

Logo baru BMW yang berbentuk 2-dimensi itu hanya akan dipakai untuk urusan tertentu bukan untuk emblem mobil.

Minggu, 08 Maret 2020 08:45 Editor : Dini Arining Tyas
Logo Baru Dianggap Membosankan, BMW: Bukan untuk Emblem Mobil
Logo baru BMW (Carscoops)

OTOSIA.COM - Logo baru BMW sempat ramoi diperbincangkan. Beberapa menganggap logo berbentuk 2-dimensi itu justru lebih membosankan.

Sementara pada BMW i4 concept yang diluncurkan awal pekan ini, ada logo BMW yang sebagian tampak transparan. Rupanya logo baru itu diakui merupakan bagian dari branding BMW.

"Desain baru itu adalah ekspresid ari identitas merek yang direvisi, yang menempatkanpelanggan di pusat semua kegiatan," kata BMW dikutip dari Carscoops.

1 dari 2 Halaman

Logo Baru Dianggap Membosankan, BMW: Bukan untuk Emblem Mobil

Lebih lanjut, intinya logo itu merepresentasikan customer-centric dan semacamnya. Pabrikan asal Jerman itu mengatakan logo 2-dimensi itu menyampaikan keterbukaan dankejelasan. Itu mengapa menggunakan latar belakang putih.

Sementara lingkaran seperti cincin transparan itu merupakan undangan yang lebih terbuka dari sebelumnya bagi pelanggan untuk bergabung dengan BMW. "Perubahan tersebut mencerminkan transisi BMW dari memusatkan perhatian murni pada dunia otomotif, menjadi teknologi dan koneksi," terangnya.

Pihak BMW juga mengatakan logo tersebut mencerminkan harapan dan gaya visual kekinian yang lebih baik. "Efek 3D palsu sangan 90-an," ungkapnya.

2 dari 2 Halaman

Terlepas dari semua strategi pemasaran, BMW mengonfirmasi bahwa logo baru itu tak akan dipakai di dealer atau kendaraan. Logo itu akan terlihat buruk jika dipakai pada mobil putih atau papan iklan dealer.

Maka itu, desain baru tersebut hanya akan dipakai untuk semua acara atau pameran, dan semua urusan komunkasi perusahaan. Transisi ke loho baru akan selesai pada 31 Mei 2021. Sementara logo yang lama tak akan dihilangkan.

BERI KOMENTAR