HOME » BERITA » MABUK, MAHASISWA NAIK TAKSI ONLINE DAN HARUS BAYAR RP24 JUTA

Mabuk, Mahasiswa Naik Taksi Online dan Harus Bayar Rp24 Juta

Seorang mahasiswa uang tengah mabuk memesan taksi online untuk pulang dengan tarif Rp24 juta.

Selasa, 10 Maret 2020 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Mabuk, Mahasiswa Naik Taksi Online dan Harus Bayar Rp24 Juta
Peta Newcastle ke Norwich (The Drive)

OTOSIA.COM - Selain berbahaya, berkendara saat terpengaruh alkohol bisa membuat pengemudi dikenai denda. Itu mengapa akan lebih aman jika membayar sopir pengganti atau menggunakan taksi.

Toh saat ini ada layanan taksi online yang super mudah didapatkan. Hanya saja tampaknya perlu lebih cermat saat memasukkan destinasi, jangan sampai kondisi Otolovers yang tengah tak 100 persen sadar malah membuat makin merugi.

Seperti yang dialami oleh seorang mahasiswa Newcastle University. Melansir The Drive, mahasiswa yang tak disebutkan identitasnya itu memesan Uber untuk pulang setelah minum-minum alkohol.

1 dari 2 Halaman

Sayangnya, mahasiswa tersebut salah memasukkan tujuan. Dia memasukkan destinasi ke Norwich. Sedangkan titik pemesanan mahasiswa itu ada di Newcastle. Jarak Newcastle ke Norwich itu adalah 402 kilometer dan butuh waktu 5 jam perjalanan.

Dia pun tertidur sepanjang perjalanan. Saat terbangun dia kaget lantaran tarif taksi online yang dia tumpangi mencapai USD 1.700 atau Rp 24 jutaan (Kurs USD 1 = Rp 14.311). Tarif itu bahkan bisa dipakai untuk membeli tiket pesawat dari Inggris ke Indonesia.

2 dari 2 Halaman

"Saat saya bangun, saya benar-benar merasa itu mimpi. Meyakinkan diri bahwa saya tidak melakukannya," katanya.

Menariknya, si sopir Uber itu justru tak meminta penumpang mabuknya itu untuk membayar saat menyadari apa yang terjadi. Menyadari kebaikan si sopir, mahasiswa tersebut memberinya 5-bintang.

Kemudian si mahasiswa itu memutuskan pulang ke rumahnya menggunakan kereta api. Kabarnya si mahasiswa itu juga didenda karena menaiki kereta api tanpa memiliki tiket.

BERI KOMENTAR