HOME » BERITA » MAKIN BESAR API BUSI TARIKAN MESIN LEBIH SPONTAN, MITOS ATAU FAKTA?

Makin Besar Api Busi Tarikan Mesin Lebih Spontan, Mitos atau Fakta?

Benarkah percikan api di busi mampu meningkatkan akselerasi kendaraan? Ataukah hal itu hanya mitos belaka?

Minggu, 28 April 2019 17:15 Editor : Cornelius Candra
THS Booster (Otosia.com/ Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Tarikan mesin yang spontan atau dengan kata lain makin lekas berakselerasi merupakan sesuatu yang menyenangkan bagi pengendara kendaraan bermotor. Kalau gas sekali pijak mobil langsung lari, atau gas motor sekali puntir langsung merespons, maka ini pula yang mewujudkan istilah fun to drive ataupun fun to ride.

Salah satu kuncinya sebenarnya ada pada proses pengapian kendaraan. Jadi, sewaktu pembarakan terjadi, api dari busi tersalurkan dengan sempurna setiap saat sehingga pembakarannya juga sempurna.

Namun problemnya adalah arus listrik liar pada busi. Momen tersebut sebenarnya sulit diprediksi sehingga hanya bisa dijaga. Jika besaran arus listrik ke busi ini terjaga, maka pengapian sempurna tadi bisa diperoleh.

"Memperbesar nyala api busi menjadikan kinerja busi lebih maksimal sehingga proses pembakaran menjadi lebih sempurna, mesin lebih bertenaga dan akselerasi kendaran terasa lebih spontan. Kecepatan maksimal kendaraan lebih cepat tercapai," terang Andy Hasten, Sales Manager PT Primes Asia, saat dijumpai di gelaran Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

Ia menerangkan kalau salah satu solusi untuk meminimalkan arus listrik liar itu adalah dengan memanfaatkan booster, yang oleh pihaknya dipasarkan dengan nama THS Booster.

"THS Booster ini dipasang pada kabel busi. Tujuannya untuk memperbesar nyala api busi," kata dia menunjukkan sebuah benda hitam kecil berbentuk seperti cincin silinder.

Komponen yang diimpor dari Tiongkok ini sendiri menurutnya merupakan generasi kedua yang diproduksi menggunakan material grade premium lebih berkualitas dibandingkan produk generasi pertama yang telah diperkenalkan tahun 2009.

Selain dipasang pada kabel busi, THS Booster menurutnya juga bisa dipasang di kabel nozzle injektor, throttle bodi, dan koil. Efeknya, arus listrik jadi lebih bersih karena berkurangnya arus liar atau yang juga disebut noise.

Dia bilang, THS Booster yang per dua unitnya dihargai Rp 100.000 ini juga bisa diaplikasikan ke kendaraan alat berat, bus, genset, mesin kapal, mesin potong rumput, bahkan mesin fogging atau mesin pengasap.

Minat? Selama pameran ini, pelanggan kata dia dapat potongan harga 20%, merchandise spesial IIMS 2019, sama gratis biaya pemasangan.

(kpl/nzr/crn)

BERI KOMENTAR