HOME » BERITA » MAKIN TERTINGGAL, ANDREA DOVIZIOSO TAK LAGI BERAMBISI KEJAR MARC MARQUEZ

Makin Tertinggal, Andrea Dovizioso Tak Lagi Berambisi Kejar Marc Marquez

Poin pembalap Repsol Honda marc Marquez dan pembalap Ducati Andrea Dovizioso semakin jauh. Dovizioso tertinggal hingga 93 poin dari Dovizioso.

Rabu, 18 September 2019 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
Makin Tertinggal, Andrea Dovizioso Tak Lagi Berambisi Kejar Marc Marquez
Andrea Dovizioso (Ducati Team)

OTOSIA.COM - Setelah balapan MotoGP di Misano, San Marino, akhir pekan lalu, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez makin tangguh bertengger di puncak klasemen MotoGP 2019. Poin Marc Marquez pun semakin tak terkejar.

Kini poin antara Marc Marquez dan pembalap Ducati Andrea Dovizioso, punya jarak semakin lebar. Dovi tertinggal 93 poin dari Marquez. Atas alasan tersebut, Dovi mengaku sudah berhenti berharap merebut gelar dunia.

Dovizioso pun kini fokus menanti motor dan perangkat baru dari Ducati untuk Desmosedici GP20, yakni motor yang akan ia pakai musim depan. Kepada GPOne, Dovizioso mengaku semakin cepat ia menjajal motor baru, maka akan semakin baik demi menjaga jarak dari Suzuki dan Yamaha yang mulai menantang.

"Saya harap bisa menjajal perangkat baru untuk 2020. Saya tak punya masalah mengerjakan tugas-tugas ini, dan saya akan senang coba sesuatu yang baru, mengingat kini kami harus melihat siapa yang ada di belakang kami di klasemen, bukannya yang di depan," ungkap rider Italia ini.

1 dari 1 Halaman

Fokus Balapan di Aragon

Makin Tertinggal, Andrea Dovizioso Tak Lagi Berambisi Kejar Marc MarquezFokus Balapan di Aragon

Saat ini, Dovizioso duduk di peringkat kedua klasemen pebalap dengan 182 poin. Meski masih tersisa enam seri, ia sudah tak lagi memikirkan gelar dunia. "Saya bahkan sudah tak lagi melihat Marc. Tak ada gunanya memikirkan cara mempersempit margin dari Marc jika kami terus-terusan tertinggal di setiap balapan," ujarnya.

Kini, Dovizioso pun fokus pada MotoGP Aragon, Spanyol, pada 20-22 September nanti, yakni balapan yang tahun lalu ia pimpin selama 20 lap, sebelum harus menyerah pada Marquez usai saling salip selama lima lap terakhir. Ia pun mengaku bertekad mengulang performa garang tersebut.

"Tahun lalu, saya bertarung sampai akhir. Tahun ini, semua rival saya mengalami peningkatan dan lebih kompetitif. Yang jadi favorit pemenang selalu berubah di setiap balapan. Contohnya di Silverstone," ungkap juara dunia GP125 2004 ini.

"Saya memulai pekan balap dengan sangat buruk, namun membaik di setiap sesi, dan saya yakin bisa ikut memperebutkan kemenangan. Setiap pekan balap punya cerita berbeda, dan kinerja kami akan mengubah potensi. Grip dan temperatur juga mengubah segalanya," pungkas Dovizioso.

 Sumber: Bola.net

BERI KOMENTAR