HOME » BERITA » MAKSIMALKAN PRODUKSI SEDAN, KEMENPERIN AKAN REVISI PAJAK INDUSTRI OTOMOTIF

Maksimalkan Produksi Sedan, Kemenperin Akan Revisi Pajak Industri Otomotif

Selasa, 13 Februari 2018 18:15 Editor : Fitradian Dhimas
Foto: Toyota

OTOSIA.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah mengusulkan revisi struktur perpajakan di industri otomotif, yang salah satunya untuk kendaraan jenis Sedan.

Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya telah meminta Kementerian Keuangan agar merevisi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk produk mobil jenis sedan.

"Akhir bulan ini kita dorong terutama untuk padat karya orientasi ekspor. Sementara sedang dibahas oleh Kementerian Keuangan," kata Menperin di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta Pusat, Selasa, (13/2).

Menurut Menperin, alasan diaturnya pajak Sedan untuk mendorong dan meningkatkan pabrik sedan. Untuk saat ini, kata dia, jumlah produksi dari pabrik berkapasitas 2 juta. Sementara jumlah yang terealisasi baru 1,4 juta pertahunnya.

"Kalau dengan adanya insentif intesitasnya akan baik. Nah yang diproduksi di Indonesia kan kebanyakan jenis MPV. Sedangkan di dunia itu kebanyakan sedan," imbuhnya kepada Merdeka.com.

Untuk itu, kata dia sedan harus bisa memanfaatkan pasar dalam negeri. Sehingga, produk yang diproduksi akan kompetitif. "Nah sedan kita ingin ekspor misalnya ingin memasuki market di Australia, tetapi baru bisa dimanfaatkan kalau domestik market sudah jauh berkembang." tandasnya.

Menperin menilai, Australia memiliki peluang besar untuk Indonesia dalam hal ekspor otomotif. Sebab kata dia, pabrik di Australia kebanyakan pusat besar pabrik otomotif. "Kita liat dari perkembangan ekspor ini akan meningkat," pungkasnya.

 (kpl/fdk)

BERI KOMENTAR