HOME » BERITA » MANA YANG LEBIH BAIK, MOTOR BERPENGGERAK RANTAI, BELT, ATAU SHAFT?

Mana yang Lebih Baik, Motor Berpenggerak Rantai, Belt, atau Shaft?

Selasa, 03 April 2018 13:45

Mana yang Lebih Baik, Motor Berpenggerak Rantai, Belt, atau Shaft?
Foto : Istimewa
Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Sepeda motor begitu akrab dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, tahukah kamu bahwa ada 3 jenis penggerak sepeda motor?

Tak hanya rantai, sepeda motor pun menggunakan komponen lain untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda, yakni belt dan shaft. Dilansir dari bikesmedia.in, ketiganya mempunyai karakteristik yang berbeda.

Apa saja bedanya? Simak penjelasan berikut ini Otolovers.

1. Rantai

Foto : o2w.co.uk

Part ini sudah dikenal baik oleh masyarakat Indonesia. Rantai biasanya digunakan pada sepeda motor dengan transmisi manual, baik bebek maupun kopling.

Ternyata, dibanding belt dan shaft, efisiens rantai paling baik. Pasalnya, tenaga yang hilang atau power loss tak lebih dari 5 persen.

Namun, rantai terbilang cukup manja. Karena terletak di luar, part ini lebih mudah kotor dan akan bertambah panjang atau melar seiring jangka waktu pemakaian. Selain itu, juga diperlukan cairan pelumas serta penggantian gear.

2. Belt

Foto : motorcycledaily.com

Keberadaan belt cukup populer seiring meningkatnya penjualan sepeda motor matik di Indonesia. Hal ini disebabkan karena part tersebut merupakan penyalur tenaga dari mesin ke roda.

Dibanding rantai, perawatan belt terbilang lebih minim karena tertutup. Namun, sekalinya diganti, biaya yang dibutuhkan cukup besar, sekitar Rp100 ribu sampai Rp500 ribu.

Sayangnya, power loss pada belt cukup besar sekitar 10 sampai 15 persen. Tak hanya digunakan pada skutik, beberapa moge juga menggunakan belt, salah satunya ialah Harley Davidson Fat Boy.

3. Shaft

Foto : revzilla.com

Jenis ini sangat jarang dijumpai di Indonesia. Pasalnya, rata-rata pengguna shaft adalah moge, salah satunya BMW R1200GS.

Dari ketiga final-drive, shaft memiliki efisiensi power loss paling buruk. Tenaga yang hilang bisa mencapai 30 persen.

Meski demikian, shaft diklaim paling minim perawatan, tidak berisik, dan tarikannya terasa lembut. Selain itu, usia part ini juga lebih panjang dibanding rantai dan belt.

 (kpl/crn)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-5-14
detail

BERITA POPULER