HOME » BERITA » MANA YANG LEBIH KUAT SAAT TABRAKAN, BODY KARBON ATAU BAJA?

Mana Yang Lebih Kuat Saat Tabrakan, Body Karbon atau Baja?

Polestar, perusahaan saudara Gelly dan Volvo saat ini tengah mengembangkan mobil listrik berbahan serat karbon.

Senin, 12 November 2018 22:45 Editor : Cornelius Candra
Mobil berbahan serat karbon (autoevolution.com)

OTOSIA.COM - Mobil listrik saat ini nampaknya benar-benar menjadi fokus berbagai pabrikan, termasuk Polestsar. Menariknya, perusahaan yang masih bersaudara dengan Volvo dan Geely ini menggunakan body berbahan serat karbon.

Mengutip dari Autoevolution dalam Liputan6.com, sebagai bagian dari program pengembangan, model pertama mobil listrik yang disebut Polestar 1 menjadi sasaran tes kecelakaan dalam beberapa pekan. Pengetesannya sendiri, dilakukan di pusat keselamatan Volvo, di Gothenburg, Swedia.

Uji tabrak ini sendiri, bertujuan untuk melihat bagaimana bahan serat karbon bereaksi terhadap tabrakan frontal dengan penghalang pada 56 km/jam.

Secara teoritis, serat karbon bakal hancur dan retak ketika terkena dampak, namun tetap terserap oleh struktur bodi mobil. Bahkan, dari hasil uji tabrak yang dilakukan, kemampuan serat karbon setara dengan material baja, bahkan lebih dengan keunggulan tambahan.

Material serat karbon ini saat terjadi tabrakan, masih mempertahankan struktur kaku dan tidak menunjukan tanda bengkok setelah terjadi benturan.

"Kami sangat gembira dengan uji tabrakan ini. Uji tabrakan pertama Polestar 1 telah membahas tentang hal -hal yang tidak diketahui," ujar Thomas Ingenlath, CEO Polestar.

"Ini adalah bukti penting dalam pengembangan Polestar 1. Kami harus tahu bahwa ide dan kalkulasi yang digunakan untuk membangun mobil ini benar, dan memang benar," tambahnya.

Untuk diketahui, Polestar1 akan dijual mulai tahun depan, dan saat ini sudah bisa dipesan. Mobil tersebut, akan hadir dengan didukung tenaga hibrida, yang terdiri dari dua baterai 34 kWh, dua motor listrik pada poros belakang, dan mesin pembakaran konvensional.

Dengan spesifikasi tersebut, mobil bakal mampu mengahsilkan daya hingga 600 Tk dengan torsi 1.000 Nm.

Polestar1 juga diklaim memiliki jarak tempuh lebih jauh dibanding mobil plug-in hybrid yang saat ini beredar di pasaran. Tak tanggung-tanggung, mobil listrik ini dapat menempuh 150 km dalam kondisi baterai penuh.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR