HOME » BERITA » MANJAKAN PENGENDARA, HYUNDAI DAN KIA KEMBANGKAN PARKIR VALET OTOMATIS

Manjakan Pengendara, Hyundai dan KIA Kembangkan Parkir Valet Otomatis

Jum'at, 04 Januari 2019 19:15 Editor : Cornelius Candra
Mobil listrik canggih Hyundai dan KIA (Carscoops.com)

OTOSIA.COM - Setiap pabrikan mobil di dunia pasti akan terus berusaha untuk berinovasi terlebih di bidang teknologi di masa depan. Beberapa tahun ke depan mungkin era mobil akan mulai beralih ke mobil listrik.

Hal itu pula yang sedang direncanakan oleh dua pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai dan Kia. Dilansir dari Carscoops.com, saat ini ekduanya tengah mengembangkan teknologi terbaru mereka yaitu sebuah kendaraan listrik yang dapat melakukan charging secara nirkabel serta dapat dikombinasikan dengan sistem Parkir Valet Otomatis (AVPS).

Hyundai dan KIA menjelaskan konsep dari teknologi mereka melalui sebuah video animasi yang dibintangi oleh Le Fil Rouge Concept dari Hyundai. Alasan menggabungkan kedua teknologi tersebut adalah nantinya tempat parkir serta tempat pengisian daya listrik akan penuh sesak, mengingat pertumbuhan penjualan mobil listrik di masa depan pasti akan mengalami peningkatan juga.

Nantinya teknologi dari Hyundai dan Kia akan mengarahkan mobil secara otonom ke stasiun pengisian daya nirkabel yang kosong, lalu kemudian akan memindahkan kendaraan yang sudah terisi daya secara penuh dari stasiun pengisian. Dengan demikian, mobil listrik lain yang sudah mengantre dapat segara menuju stasiun pengisian tersebut.

Saat pengisian daya sudah selesai, sistem valet otomatis (AVPS) akan memarkir kendaraan di tempat yang kosong. Lalu, mobil listrik itu dapat bergerak kembali secara mandiri menuju lokasi pengemudi hanya dengan perintah melalui smartphone.

Semua mekanisme itu akan dimungkinkan oleh komunikasi secara terus menerus antara kendaraan listrik, fasilitas parkir, stasiun sistem pengisian daya, dan juga dengan pengemudi itu sendiri.

Alurnya yaitu fasilitas parkir akan mengirimkan lokasi ruang parkir yang kosong dan juga stasiun pengisian dana ke pengguna. Sementara itu, sistem pengisian daya akan memperbarui secara real-time terkait status pengisian kendaraan tersebut.

Teknologi ini sendiri rencananya akan diluncurkan sekitar tahun 2025. Waktu itu dirasa cocok lantaran kehadiran kendaraan otonom diprediksi akan meningkat dan seolah menjadi hal yang biasa.

Reporter : Muhammad Ikbal

(kpl/ikb/crn)

BERI KOMENTAR