HOME » BERITA » MASA DEPAN MOBIL LISTRIK, ISI BATERAI CUMA 2 MENIT

Masa Depan Mobil Listrik, Isi Baterai Cuma 2 Menit

Sekelompok mahasiswa di Belanda mengembangkan baterai mobil yang dapat diisi penuh hanya dalam 2 menit.

Kamis, 13 Juni 2019 18:15 Editor : Cornelius Candra
Masa Depan Mobil Listrik, Isi Baterai Cuma 2 Menit
Ilustrasi pengisian baterai mobil listrik (insideclimatenews.org)

OTOSIA.COM - Kendaraan ramah lingkungan, khususnya mobil listrik, saat ini menjadi fokus beragam pabrikan di dunia. Beberapa di antaranya bahkan telah beredar di berbagai negara, seperti KIA Soul EV, Tesla Model X, dan Honda e.

Meski memikiki beragam jenis pilihan, mobil dengan tenaga listrik masih memiliki kendala sehingga konsumen masih enggan beralih dari kendaraan konvensional. Salah satu yang menyita perhatian dan banyak menjadi pertimbangan ialah lamanya pengisian daya.

Karena itu, beragam inovasi dan perkembangan terkait mobil listrik masih dilakukan agar konsumen lebih aman dan nyaman saat menggunakannya. Salah satu yang menarik perhatian ialah tim mahasiswa Belanda di Universitas Teknologi Eindhoven (TU / e), InMotion.

Seperti dilansir Liputan6.com dari I A m Expat, InMotion saat ini sedang mengerjakan teknologi Pengisian Bahan Bakar listrik yang memungkinkan pengisian daya mobil listrik hanya dalam dua menit. Hal ini dilakukan agar konsumen dapat mengisi daya mobil secepat dan senyaman pengisian bahan bakar konvensional.

1 dari 1 Halaman

Baterai super canggih

Masa Depan Mobil Listrik, Isi Baterai Cuma 2 MenitBaterai super canggih

Untuk bisa mengisi daya mobil listrik dalam hitungan menit, InMotion sedang mengembangkan baterai yang dapat diisi ulang hanya dalam 7,5 menit. Rencananya baterai ini siap digunakan pada musim panas 2020 mendatang.

Selain itu, tim memiliki rencana untuk mengisi ulang baterai lebih cepat di masa mendatang. Pada 2021, mereka berharap pengisian ulang akan memakan waktu 4 menit dan hanya 2 menit pada 2022.

Nantinya, InMotion akan memamerkan potensi pengisian ulang bahan bakar listrik pada tahun 2023 dengan mengambil bagian dalam Garage 56, 24 Jam Le Mans untuk menggunakannya pada mobil balap ketahanan penuh listrik.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR