HOME » BERITA » MASA SULIT, MANTAN PEMBALAP RELI RELA JUAL MOBIL TUANYA AGAR BISA MENJADI DRIVER TAKSI ONLINE

Masa Sulit, Mantan Pembalap Reli Rela Jual Mobil Tuanya agar Bisa Menjadi Driver Taksi Online

Seorang mantan pembalap di Malaysia terpaksa menjual mobil tuanya agar bisa membeli mobil baru karena tak memiliki tabungan lagi. Mobil baru itu akan dia pakai bekerja sebagai driver taksi online.

Minggu, 13 Desember 2020 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Masa Sulit, Mantan Pembalap Reli Rela Jual Mobil Tuanya agar Bisa Menjadi Driver Taksi Online
Karamjit Singh (World of Buzz)

OTOSIA.COM - Nama Karamjit Singh pernah menjadi kebanggaan Malaysia. Karamjith juga menjadi pembalap Asia pertama yang memenangkan Kejuaraan Dunia untuk Federation Internationale de I'Automobile, pada percobaan pertamanya.

Kini hidupnya menemui jalan buntu di tengah pandemi COVID-19. Dilansir dari Worl of Buzz, kini dia harus rela menjual mobil tuanya untuk mencari nafkah.

Karamjit menjual Proton Waja 2004 agar bisa membeli mobil baru yang sesuai standar e-hailing atau transportasi online, seperti diberitakan oleh Harian Metro. Kabar baiknya mobil itu sudah laku.

"Halo semuanya, saya menjual mobil harian pribadi saya. Saya menjual karena saya ingin mulai mengendarai mobil Grab, dan mobil saya terllau tua untuk itu, jadi saya membeli Proton Saga manual baru," tulisnya melalui beranda akun Facebook miliknya.

1 dari 2 Halaman

Mobil Kesayangan

Masa Sulit, Mantan Pembalap Reli Rela Jual Mobil Tuanya agar Bisa Menjadi Driver Taksi OnlineMobil Kesayangan

Pereli yang juga dijuluki Flying Singh itu mengaku bahwa Proton Waja itu adalah mobil kesayangannya. Sebab, dia pernah menggunakannya saat membalap untuk tim Petronas EON Racing dan tim Proton Pert Malaysia.

Mobil itu terpaksa dia lepas karena dia mengaku tidak ada dana tersisa setelah tabungannya dipakai untuk mewakili Malaysia dalam balap reli Asia Pasifik. Dia juga mengatakan bahwa dirinya tidak lagi memiliki aset yang tersisa.

 

2 dari 2 Halaman

Dana Pensiun

Masa Sulit, Mantan Pembalap Reli Rela Jual Mobil Tuanya agar Bisa Menjadi Driver Taksi OnlineDana Pensiun

Sedangkan dana pensiun yang menurutnya pernah dijanjikan juga belum dia terima. Dana pensiun itu senilai RM 5.000 atau Rp 17,4 juta (Kurs RM 1 = Rp 3.409).

Kala itu, janji itu didapatkan oleh Karamjit saat dia bertemu dengan pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia sekitar tahun 2005 atau 2006. Dia mengaku bahwa pihak pemerintah mengatakan dia layak mendapatkan pensiun karena keberhasilan menjadi juara dunia dan meraih emas.

"Saat itu, mereka bilang saya bisa mendapatkan RM5.000. Itu hanya dari mulut ke mulut dan sampai sekarang, saya belum menerima pensiun. Itu sangat penting untuk masa tua saya," kata Karamjit yang memulai karir sebagai pembalap profesional sejak tahun 1985.

BERI KOMENTAR