HOME » BERITA » MASIH BARU, TAPI MOBIL DIESEL KOK SUDAH BERASAP HITAM?

Masih Baru, Tapi Mobil Diesel Kok Sudah Berasap Hitam?

Mobil bermesin diesel yang masih baru bisa saja tiba-tiba mengeluarkan asap hitam. Jika sudah begitu, segera bawalah mobil ke bengkel.

Senin, 13 Januari 2020 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Masih Baru, Tapi Mobil Diesel Kok Sudah Berasap Hitam?
Ilustrasi mobil berasap (drivespark.com)

OTOSIA.COM - Pemilik kendaraan mungkin heran ketika mobil dieselnya belum apa-apa sudah mengeluarkan asap hitam dari knalpotnya. Parahnya, tarikannya pun menjadi berkurang. Padahal, mobil itu terhitung masih baru.

Mungkin dalam hal ini pemiliknya akan berpikir bahwa ada masalah dengan perangkat injection pump-nya. Sebenarnya tidaklah demikian, menurut carmechanicsmag.co.uk, untuk mobil diesel yang terhitung masih baru, masalah utamanya terletak pada rantai.

Seperti yang terjadi pada sebuah kasus di Inggris, rantai atau timing chain akan meloncat 1 hingga 2 mata gigi jika terlalu kencang dan terlalu sering digunakan. Putaran mesin terhitung cukup cepat sehingga rantai yang terlalu tegang dan 'lelah' itu akan meyesuaikan diri dengan posisinya.

Penyesuian posisi atau meloncat-loncat itu, pada rantai pun akan terus berlangsung selama mesin terus menyala. Alhasil, loncatan secara berkala dan terus-menerus itu membuat membuat letak piston dan katup tidak sesuai pada posisinya, alias menjadi berjauhan. Akibatnya proses kerja pun jadi tidak sempurna dan mengakibatkan asap hasil pembakaran hitam dan tarikan mesin berkurang.

1 dari 2 Halaman

Jika sedang menghadapi hal ini, cara terbaik yang perlu dilakukan adalah mengunjungi bengkel. Mintalah pada montir untuk melihat bagian depan mesin.

Namun bila Otolovers yakin bisa memperbaikinya sendiri, itu tidak jadi masalah karena perbaikan itu masih tergolong mudah. Yang Otolovers butuhkan untuk memperbaiki kondisi mesin itu hanyalah men-timingnya ulang. Jika demikian, silahkan ikuti tips-tips di bawah ini.

Otolovers perlu mengganti rantai, roda rantai dan tensioner dengan yang baru karena perangkat-perangkat tersebut terhitung sudah lemah.Siapkan peralatan seperti pin dan pelat.

2 dari 2 Halaman

Biasanya peralatan ini bisa dibeli di bengkel. Saran dari kami, berkonsultasilah dengan montir yang ahli atau mungkin si penjual peralatan tersebut.

Atur dan sesuaikan poros engkol mesin dengan menggunakan pin, biasanya alat tersebut bisa di bengkel. Setelah itu sesuaikan camshaft dengan menggunakan pelat khusus.

Atur dan sejalankan pula timming injection pump dengan rantai atau timing chain, untuk selajutnya disesuiakan dengan poros engkol mesin dan roda rantai. Jika menemukan kesulitan saat perbaikan, segera hubungi montir ahli agar tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal.

Niscaya, setelah perangkat-perangkat mesin itu sudah sejalan, tensioner akan bekerja kembali dan mesin pun dapat berputar tanpa ada asap hitam. Otolovers pun bisa mengendarai mobil diesel itu kembali.

BERI KOMENTAR