HOME » BERITA » MASIH PSBB, PUNCAK ARUS MUDIK 2020 DIPREDIKSI TERJADI PADA 21 MEI

Masih PSBB, Puncak Arus Mudik 2020 Diprediksi Terjadi Pada 21 Mei

Meski dalam kondisi PSBB dan larangan mudik, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 21 Mei 2020.

Rabu, 13 Mei 2020 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Masih PSBB, Puncak Arus Mudik 2020 Diprediksi Terjadi Pada 21 Mei
Situasi mudik Lebaran 2019 (liputan6.com)

OTOSIA.COM - Beberapa daerah baru saja dan ada yang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Larangan mudik pun masih berlaku hingga 31 Mei 2020 untuk menekan sebaran virus Corona (COVID-19).

Dilansir dari Liputan6.com, meski begitu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memroyeksikan puncak arus mudik lebaran 2020 akan terjadi pada 21 Mei 2020. Operation and Maintainance Management Group Head Jasa Marga, Fitri Wiyanti, mengatakan puncak arus mudik terjadi H-3 lebaran. Lebaran Idul Fitri jatuh pada 24-25 Mei 2020.

"Puncak arus mudik terjadi pada tanggal 21 Mei 2020 walaupun mudik dilarang," urainya melalui konferensi pers virtual, Selasa (12/5/2020).

Sementara itu, puncak arus balik diproyeksikan terjadi pada 25 Mei 2020 atau H+2 lebaran.

1 dari 1 Halaman

Secara umum, berdasarkan monitoring volume lalu lintas selama pandemi COVID-19 dan prediksi volume lalu lintas Idul Fitri 1441 H, untuk Arus mudik turun 62,5 persen dan Arus Balik turun 58,7 persen terhadap volume lalu lintas COVID-19 dan berdasarkan larangan pemerintah terkait mudik lebaran yang berlaku pada 24 April 2020.

"Penurunan volume lalu lintas Arus Mudik sebesar 62,5 persen dan Arus Balik turun 58,7 persen terhadap kondisi volume lalu lintas COVID-19 dan penerapan PSBB DKI Jakarta pada 13 April 2020," papar Fitri.

Untuk menyikapi kesiapan arus mudik 2020 ini, Jasa Marga telah menyiapkan beberapa pelayanan khusus bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Salah satunya dengan menyiapkan pelayanan protokol pencegahan COVID-19 sesuai dengan SE MenPUPR No7/SE/M/2020 di tempat istirahat dan pelayanan, serta transaksi di Gerbang Tol.

BERI KOMENTAR