HOME » BERITA » MASIH TAK PERCAYA INJEKSI LEBIH UNGGUL DARI KARBURATOR, INI BUKTINYA

Masih Tak Percaya Injeksi Lebih Unggul dari Karburator, Ini Buktinya

Simak berbagai keunggulan sistem pengabutan injeksi dibanding karburator.

Jum'at, 17 Mei 2019 17:45 Editor : Cornelius Candra
Karburator sepeda motor (rpengines.com.au)

OTOSIA.COM - Beragam motor baru saat ini telah menggunakan sistem pengabutan injeksi. Wajar saja, teknologi ini dinilai lebih unggul dari karburator, terlebih di sisi perawatan dan efisiensi bahan bakarnya.

Bila anda telah menggunakan sepeda motor injeksi, terdapat beberapa kelebihan dari teknologi injeksi yang wajib diketahui. Berikut ulasannya seperti dikutip Liputan6.com dari Federal Oil, Jumat (17/05/2019).

1. Pembakaran Menjadi Lebih Sempurna

Dengan perbandingan AFR (air fuel ratio) yang lebih baik dan dikontrol oleh perangkat elektronik, maka motor yang menggunakan teknologi injeksi akan menghasilkan pembakaran yang jauh lebih baik dibandingkan sistem karburator.

Hal ini disebabkan, AFR yang dihasilkan sudah sesuai dengan kebutuhan motor, dan dapat berubah ketika suhu udara sekitar naik atau turun. Berkat adanya sensor udara yang akan menganalisa suhu dan kondisi udara percampuran dengan bahan bakar dinilai lebih sempurna.

2. Konsumsi BBM Lebih Irit

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, motor yang menggunakan teknologi injeksi memiliki pembakaran yang lebih sempurna.

Pembakaran yang lebih sempurna ini akan berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Karena pembakaran lebih sempurna, maka proses pembakaran pun akan menjadi lebih optimal. Pembakaran optimal ini juga akan berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar kendaraan.

Selain itu, injector biasanya memiliki setelan program yang sesuai dengan standar pabrik. Pabrik juga akan menyetel ECM pada motor sehingga konsumsi bahan bakar yang paling optimal bagi motor dapat dicapai.

3. Tidak Susah Diservis

Apa saja hal yang perlu dilakukan ketika melakukan servis rutin pada motor? Pasti salah satunya membersihkan karburator dengan membongkarnya.

Apabila motor menggunakan sistem injeksi, pemotor dapat melewati hal ini. Cukup menyemprotkan injector cleaner ke dalam lubang busi.

4. Tidak Repot Melakukan Penyetelan

Apabila sistem pembakaran masih menggunakan sistem karburator, maka sering terjadi perubahan setelan AFR. Biasanya, perubahan setelan ini diakibatkan oleh getaran €" getaran yang dihasilkan mesin, atau kualitas karburator yang semakin menurun.

Hal ini tidak akan terjadi pada sistem pembakaran motor injeksi. Pengolahan AFR yang terjadi pada motor injeksi dikontrol dan diperintahkan oleh sistem komputer yang bernama Electronic Control Module.

Electronic Control Module atau ECM ini sudah memiliki setelan dan konfigurasi yang fix, sehingga dapat diubah apabila menggunakan software dan komputer. Hal ini dapat mengurangi kerepotan pemotor dalam menghadapi setelan konfigurasi karbutor yang sering berubah €" ubah.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR