HOME » BERITA » MASYARAKAT DIMINTA VIDEOKAN DAN LAPORKAN POLISI YANG TERIMA SUAP DARI PEMUDIK

Masyarakat Diminta Videokan dan Laporkan Polisi yang Terima Suap dari Pemudik

Sanksi berat berupa pemecatan dari institusi akan diberikan apabila anggota yang dimaksud terbukti melakukan tindak suap dengan para pemudik

Selasa, 12 Mei 2020 21:45 Editor : Ahmad Muzaki
Masyarakat Diminta Videokan dan Laporkan Polisi yang Terima Suap dari Pemudik
Pihak kepolisian yang berjaga di GT Merak mengaku menjalankan perintah Presiden bahwa mudik dilarang. (Foto: Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

OTOSIA.COM - Sanksi tegas akan diberikan kepada aparat penegak hukum yang terima suap dari pemudik yang ingin lolos dari penyekatan. Hal ini disampaikan Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Selain itu, dirinya juga tegaskan agar masyarakat tak takut untuk laporkan dan merekam tindakan tidak terpuji itu sebagai barang bukti.

"Penindakan ini jawaban dari keraguan masyarakat yang menilai ada beberapa isu Polri main mata dengan pemudik, terima sogokan dan sebagainya. Ini menunjukkan keseriusan kami dan kami harap pada masyarakat apabila ada anggota Polri terima sogokan pemudik, tolong videokan, datakan," kata Kombes Sambodo, seperti dilansir Humas Polri.

Sanksi berat berupa pemecatan dari institusi akan diberikan apabila anggota yang dimaksud terbukti melakukan tindak suap dengan para pemudik.

"Kami tindak tegas. Saya tidak ragu minta anggota tersebut untuk dipecat," tegasnya.

1 dari 1 Halaman

Berhasil Mengungkap Travel Gelap

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya berhasil mengungkap ratusan travel gelap yang mengangkut pemudik. Sebanyak 202 kendaraan berhasil diamankan.

Dari 202 kendaraan itu, polisi mengamankan 1.139 orang pemudik. Adapun mereka diamankan di jalur tikus perbatasan Jabodetabek.

Polda Metro Jaya hingga kini masih jalankan Operasi Ketupat 2020. Razia ini dilakukan untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Corona (COVID-19).

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR