HOME » BERITA » MATIKAN MOTOR LALU CABUT KUNCINYA, BARU TURUNKAN ANAK

Matikan Motor Lalu Cabut Kuncinya, Baru Turunkan Anak

Baru-baru ini heboh beredar video moto menabrak minimarket akibat tuas stang yang digunakan sebagai pegangan anak kecil. Insiden itu melengkapi barisan kejadian kecelakaan yang melibatkan anak-anak.

Rabu, 21 Maret 2018 22:45 Editor : Dini Arining Tyas
Foto Ilustrasi by Trio Motor

OTOSIA.COM - Baru-baru ini heboh beredar video motor menabrak minimarket akibat tuas gas yang digunakan sebagai pegangan anak kecil. Insiden itu melengkapi barisan kejadian kecelakaan yang melibatkan anak-anak.

Mayoritas kecelakaan yang melibatkan anak-anak adalah hasil kelalaian orang tua. Instruktur Senior dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan kecelakan yang melibatkan anak bisa dikurangi.

Caranya? Orang tua harus tahu soal standar operasional kendaraan.

"Umumnya orang selalu meremehkan kondisi yang menurut mereka masih aman. Nah, kalau kita mengetahui SOP begitu motor berhenti, parkir, atau diam seharusnya cabut kunci motor, dan ini jarang terjadi. Pikirnya, masa anak kecil mampu melakukan hal itu (menjalankan motor)," jelas Sony, kepada Liputan6.com.

Padahal, anak kecil justru memiliki sifat ingin tahu dan usil. Kadang, mereka utak-atik motor, terlebih lagi saat ini lebih banyak motor matik, hanya tinggal start dan gas.

"Jadi, sekali lagi SOP-nya jika hendak berangkat, dan ada barang atau anak kecil, si pengendara siap dahulu baru kontak on. Jadi, kunci slealu pengendara pegang. Begitu juga dengan berhenti, matikan motor, cabut kunci, baru turunkan barang atau anak kecil," tandasnya.

Sumber : Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR