HOME » BERITA » MEMAHAMI KINERJA INJEKSI BAHAN BAKAR

Memahami Kinerja Injeksi Bahan Bakar

Jum'at, 28 April 2017 22:15

Memahami Kinerja Injeksi Bahan Bakar
Foto: Jalopnik
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Mesin di era modern ini kebanyakan, atau malah hampir semua sudah mengadopsi sistem injeksi bahan bakar. Sistem ini menggatikan peran karburator yang sempat populer.

Teknologi injeksi bahan bakar adalah salah satu dimana bahan bakar secara langsung dipasok ke dalam ruang silinder intake manifold.

Pada kendaraan bermotor yang sudah menerapkan sistem injeksi, memiliki bagian yang berfungsi untuk mengontrol dan mengatur pasokan udara dan bahan bakar ke dalam ruang pembakaran secara efektif dan efisien.

Pada bagian kontrol tersebut terdapat sensor (berupa elektronik) yang akan mengatur jumlah udara dan bahan bakar secara homogen sesuai dengan kebutuhan mesin.

Selama sensor bekerja dengan baik, kemungkinan kerusakan sangat kecil. Sistem throttle body pasokan bahan bakar yang terletak di throttle body langsung ke ruang asupan sedangkan sistem titik tunggal akan memasok bahan bakar dari injektor tunggal.

Sensor ini akan membaca putaran mesin dan jumlah udara kemudian akan mengirimkan hasil pembacaannya tersebut kepada ECU (Engine Control Unit).

ECU selanjutnya menghitung dan mengolah selanjutnya akan menentukan jumlah bahan bakar yang akan disemprotkan ke dalam ruang bakar.

Saat bahan bakar mengalir dari tangki bahan bakar menuju proses atomisasi, atau proses pengkabutan bahan bakar yang akan disemburkan melalui throttle valve.

Proses pengkabutan bahan bakar tersebut terjadi karena bahan bakar mengalami pemampatan dan memperoleh tekanan yang cukup tinggi, sehingga diperoleh hasil berupa asap atau kabut.

Bahan bakar berbentuk kabut ini akan dikeluarkan lewat lubang injektor canonical yang posisinya menghadap ke ruang bakar mesin.

Dengan sistem ijeksi ini bisa dipastikan bahwa bahan bakar secara efisien bercampur dengan udara dan dipasok ke ruang bakar untuk menghasilkan tenaga yang efisien.

Dari cara kerja sistem injeksi pada kendaraan bermotor ada beberapa keunggulan yang diperoleh. Pada sistem karburator tidak semua bahan bakar yang masuk tidak semuanya bisa terbakar, sehingga terbuang percuma.

Sedangkan pada sistem injeksi semua bahan bakar akan terbakar sempurna sehingga tidak ada yang terbuang. Dengan Bahan bakar yang terbakar sempurna semuanya maka emisi gas buang juga akan menjadi rendah, karena semua bahan bakar terbakar semua otomatis tenaga mesin menjadi lebih besar.

Selain itu konstruksi injektor tepat berada pada intake manifold sehingga pencampuran bahan bakar lebih homogen dan pembakaran yang dihasilkan lebih sempurna.

Karena bersifat elektrik, maka perawatan mesin berinjeksi relatif lebih mudah, sehingga tidak perlu bongkar karburator saat melakukan servis rutin, hanya perlu menyetel lewat alat khusus

Sistem injeksi pada kendaraan bermotor memberikan banyak manfaat bagi kendaraan bermotor namun semua komponen harus bekerja dengan sempurna. Selain itu tidak semua orang memiliki keahlian dalam menangani mesin dengan sistem injeksi ini.

(kpl/fdk)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-2
detail

BERITA POPULER