HOME » BERITA » MEME 'POLISI LUBUKLINGGAU (HANYA) TEMBAK BAN' TERSEBAR LUAS!

Meme 'Polisi Lubuklinggau (Hanya) Tembak Ban' Tersebar Luas!

Jum'at, 21 April 2017 11:00

Meme 'Polisi Lubuklinggau (Hanya) Tembak Ban' Tersebar Luas!
Meme Polisi vs Honda City (foto: Dennii Deagrayuwa)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Belum dingin kasus yang melibatkan anggota kepolisian Lubuklinggau dengan mobil Honda City pada 18 April 2017 lalu, muncul 'kasus' baru bagaimana para netizen yang nampaknya tak puas dengan performa pihak kepolisian langsung memberikan reaksi.

Perlu diketahui lebih dahulu, lewat kutipan dari Merdeka.com dan beberapa sumber lainnya, mobil Honda City hitam yang dikendarai Diki tersebut pada akhirnya harus dihentikan paksa oleh seorang anggota polisi Lubuklinggau bernama Brigadir K dengan indikasi Diki kabur saat razia karena tak punya SIM dan plat nomor mobil tersebut bohongan.

Brigadir K yang sekarang sedang harus berhadapan dengan ancaman hukuman pidana dan pemecatan tersebut ternyata menggunakan senjata laras panjang untuk melakukan penindakan pada Honda City hitam yang akhirnya mengakibatkan 6 dari 7 anggota keluarga jadi sasaran proyektil dan satu di antaranya meninggal dunia.

Kontroversi yang muncul adalah konteks dimana para netizen percaya bahwa untuk menindak pelanggar tidak diperlukan juga menggunakan senjata laras panjang seperti yang dipergunakan Brigadir K. Sementara dalih yang dikemukakan pihak kepolisian menyebutkan bahwa senjata tersebut hanya diarahkan ke ban mobil supaya ban bocor sebelum kemudian 'terpantul' mengenai bagian lain mobil dan penumpang.

Pemilik akun Facebook Dennii Deagrayuwa lewat salah satu komunitas grup mobil tua facebook akhirnya menyebarkan meme komik yang menyindir statemen dari pihak polisi yang menganggap peluru tersebut terpantul oleh ban dan masuk ke kabin.

Padahal di foto-foto yang beredar tampak cukup jelas, peluru yang membekas berada di body mobil, kaca dan bagian-bagian lainnya. Menurut Otolovers, bagaimana nih?

(kpl/fjr)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-4-21
detail

BERITA POPULER