HOME » BERITA » MENDADAK MUNCUL OBJEK DI DEPAN, BEGINI TEKNIK PENGEREMAN MOTOR YANG DIANJURKAN

Mendadak Muncul Objek di Depan, Begini Teknik Pengereman Motor yang Dianjurkan

Salah satu yang perlu pemotor pahami adalah teknik menikung dan pengereman mendadak. Prinsip tersebut wajib dipahami dalam teknik dasar safety riding

Rabu, 19 Februari 2020 20:15 Editor : Ahmad Muzaki
Mendadak Muncul Objek di Depan, Begini Teknik Pengereman Motor yang Dianjurkan
Safety riding (Istimewa)

OTOSIA.COM - Selain memastikan sepeda motor dalam kondisi baik, teknik mengendarai dengan benar menjadi faktor penting meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalan. Salah satu yang perlu dipahami adalah teknik menikung dan pengereman mendadak. Prinsip tersebut wajib dipahami dalam teknik dasar safety riding.

"Motor adalah hardware, sedangkan manusianya adalah sofware. Keduanya saling berhubungan erat. Nah, mengapa sangat perlu mengetahui teknik pengereman, karena ini berguna ketika kita menghadapi obyek bahaya di depan yang tiba-tiba muncul," ujar Tamy Pratama, Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Motora (DAM), main dealer sepeda motor Honda di Jawa Barat.

Dalam teknik pengereman mendadak saat jalan kering, maka komposisi teknik pengereman yang benar adalah secara bersamaan, di mana 70 persen rem depan dan 30 persen rem belakang. Saat jalan basah maka teknik pengereman kebalikan dari saat jalan kering.

1 dari 5 Halaman

Jika komposisinya salah bisa menyebabkan pemotor kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Misalnya saat jalan kering penekanan rem belakang lebih besar, motor bisa sliding atau "ngepot". Jika tidak pandai-pandai menjaga keseimbangan bisa jatuh.

"Misalnya tiba-tiba muncul obyek di depan, saat mengerem, komposisinya pas, posisi motor tegak, tapi ngerem depannya jangan menekan pakai dua jari, tapi harus empat jari agar motor dapat berhenti pakem. Ini buat antisipasi hal yang sangat mendadak muncul, baru setelah itu engine break," kata mantan pembalap Honda ini.

2 dari 5 Halaman

Selain pengereman, yang harus dipahami adalah teknik menikung. Ada tiga 3 teknik dasar menikung, yakni Lean with The Bike, Lean out, dan Lean in. Posisi menikung yang salah, apalagi dalam kecepatan tinggi dapat menyebabkan kecelakaan.

Apa itu Lean with The Bike? Teknik dasar ini adalah berbelok dengan posisi badan pengendara dan motor sama-sama miring. "Jangan badannya saja yang miring, tapi motornya tidak ikut dibawa miring, ini akan sulit menjaga keseimbangan," terangnya.

3 dari 5 Halaman

Sedangkan Lean out merupakan teknik dasar menikung seperti gaya kroser atau mengendarai motocross, di mana posisi motor didorong ke samping, sementara posisi badan tegak.

Selanjutnya adalah Lean in, menikung dengan lebih mendorong posisi badan ke dalam bersama motor. "Teknik ini biasanya dipakai di MotoGP, kayak Marquez merebah saat menikung," tukas Tamy.

4 dari 5 Halaman

Kompetisi Safety Riding Jurnalis

Sementara itu terkait dengan teknik safety riding di atas, DAM mengadakan Safety Riding Competition for Jurnalis 2020, termasuk otosia, di Gedung Safety Riding Center DAM, Bandung (18/2).

General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Lerri Gunawan mengungkapkan bahwa kompetisi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan safety riding yang telah diberikan kepada para jurnalis. Kompetisi ini untuk meningkatkan dan menguji keterampilan para jurnalis saat mengendalikan sepeda motor yang aman dan nyaman.

?Safety Riding Competition for Jurnalis diikuti sebanyak 20 jurnalis dari media cetak dan online dengan menggunakan Honda CB150R Streetfire. Sementara itu, rangkaian kompetisi terbagi ke dalam 2 penilaian, yakni narrow plank dan slalom course,? ujar Lerri.

5 dari 5 Halaman

Untuk narrow plank atau papan keseimbangan seluruh peserta akan diuji keterampilan bagaimana melatih fokus dan konsentrasi saat berada di jalan raya dengan tetap menjaga postur berkendara yang benar.

Sedangkan slalom course adalah menguji keseluruhan keterampilan berkendara dalam sirkuit yang didesain khusus. Penilaian dilakukan secara langsung oleh para juri dari tim instruktur safety riding DAM.

BERI KOMENTAR