HOME » BERITA » MENEBAS MITOS SOAL SEPEDA MOTOR INJEKSI "MASUK ANGIN"

Menebas Mitos soal Sepeda Motor Injeksi "Masuk Angin"

Kamis, 24 April 2014 19:30

Menebas Mitos soal Sepeda Motor Injeksi "Masuk Angin"
Motor injeksi tentang mitos 'masuk angin' (Ilustrasi foto: Nazar Ray)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Ada mitos yang berkembang di masyarakat awam bahwa menggunakan sepeda motor injeksi cukup menakutkan. Salah satunya ketika kehabisan bensin. Motor yang kemudian diisi bensin justru tidak bisa distarter lagi sehingga harus ke bengkel dulu dan memompa secara manual karena motor diistilahkan "masuk angin".

"Mitos itu tidak benar. Teknologi injeksi kan dari zaman dulu sama sekarang terus berkembang. Pabrikan juga berusaha memperbaiki produksinya," kata Galuh dari Warranty Claim Yamaha Mataram Sakti Purwokerto.

Galuh bersama tim Yamaha kemudian menjelaskan bahwa pokok yang menjadi mitos dalam persoalan ini ada pada fuel pump. Di Yamaha, sepeda motor produksinya sudah menggunakan sistem elektrik. Oleh karenanya, fuel pump akan berhenti bekerja, tidak lantas menghisap angin sehingga timbul istilah "masuk angin" tadi dan berujung pada kesulitan menstarter mesin.

Praktik kuras bensin

Galuh lantas bersama timnya mempraktikkan kondisi yang menjadi mitos ini dengan menguras habis bensin suatu mesin contoh.

"Motor dikondisikan akan kehabisan bensin. Kemudian motor dihidupkan sampai benar-benar kehabisan bensin (untuk menguji bahwa motor tidak mau bekerja)," ujarnya.

Dalam praktik itu, ia memperlihatkan alat pengukur tekanan pompa bahan bakar (fuel pump preasure). Dengannya bisa diketahui, berapa tekanan yang diberikan untuk fuel pump terhadap bensin ke injektor.

Setelah bensinnya habis, mesin mogok karena kehabisan bensin sehingga tidak mau distarter.

"Saat kondisi tidak ada bensin, fuel pump pun berhenti. Dia menutup saluran bensin. Tidak masuk angin. Sekalipun distarter, fuel pump berhenti dengan sendirinya. Jadi dalam kondisi ini tidak ada istilahnya masuk angin," paparnya.

Setelah diisi bensin, mesin ternyata hidup lagi. Dalam hal ini, fuel pump menyadari kehadiran bensin. Tekanan pun akan naik. Sepeda motor bisa dinyalakan dan kembali normal.

(kpl/why/nzr/fjr)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-4
detail

BERITA POPULER